Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Selasa Wage, 22 Agustus 2017 (29 DzulQa'dah 1438H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 inilah zodiak yang mudah patah hati

 mengenal tradisi voodo di afrika barat

 canggihnya teleskop terbaru nasa bisa untuk memburu alien

 misteri lukisan nyai roro kidul yang memakan korban

 misteri batu berlubang sempurna di garut



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

H Najar Amir : Praktisi Pengobatan Patah Tulang dengan Media Doa

by : Indospiritual
Kategori : Tokoh
 
H Najar Amir, praktisi pengobat alternatif spesialis tulang, menyebut doa lebih ampuh dari obat-obatan manapun. Karena itu metode pengobatannya lebih bersandar pada doa. "Saya mengobati pasien dengan doa. Baik yang saya panjatkan sendiri juga doa dari si pasien. Sekitar 90 persenan. Sisanya baru pengobatan secara fisik," kata Najar Amir kepada Suara Karya yang berkesempatan mengunjungi tempat praktiknya di Jalan RH Umar Kampung Ceger Rt 05/18 Jakasetia Bekasi Selatan.

Sambil mengobati Aris, pasien dari Tanjung Priok yang kakinya 'berantakan' akibat kecelakaan mobil satu bulan silam, H Najar Amir mengungkapkan, meski mengalami patah tulang parah, sang pasien yang ditanganinya tak akan berteriak kesakitan. "Paling saya hanya mengusap tempat yang patah sambil memanjatkan doa. Si pasien hanya mengaduh sakit sebentar setelah itu tulang dibalut," katanya.

Tahap berikutnya si pasien disuruh beristirahat di tempat yang telah disediakannya. Jika di rumah sakit, istilah ini bisa dikategorikan sebagai opname. Ini sangat diperlukan bagi pasien yang mengalami patah tulang relatif berat. Bagi yang tidak, tentu saja bisa segera pulang untuk berobat jalan.

Mengenai tarif yang dikenaikan untuk jasa pengobatan, H Najar Amir tak pernah mematoknya. "Untuk yang berobat jalan saya tak menetapkan tarif. Terserah pasien mau memberi berapa," katanya. Dia bahkan mengaku sangat takut terseret budaya komersial yang belakangan dilakukan para terapi kesehatan tradisional.

Namun, jika pengobatan membutuhkan alat bantu seperti perban, kapas, betadine (jika ada luka), akan ada biaya sebagai kompensasinya. Itupun, kata dia, jumlahnya hanya sesuai harga alat tersebut di pasaran. "Saya tak mencari untung besar," ujarnya. Tapi jika pasien harus menginap, dia memberlakukan tarif Rp 700 ribu hingga Rp 900 ribu per hari. Tergantung tingkat keparahannya.

Bagi H Najar Amir, jasa pengobatan yang diberikannya adalah ibadah. Meski masih terbilang muda, kelahiran Bekasi, 15 Juni 1976 ini memiliki kemampuan 'memperbaiki' tulang yang terbelah bahkan yang patah hingga menembus kulit dan daging. Tak jarang dia harus melakukan 'operasi' terhadap pasien rumah sakit yang kemudian hengkang dan memilih untuk berobat padanya.

'Merevarasi' tulang yang telah di beri pen oleh dokter di rumah-rumah sakit, sering dilakukannya. Hasilnya, tulang menyambung seperti semula dan pasien bisa beraktivitas dengan normal.

Beberapa tahun silam, H Najar Amir menyambung lagi tulang paha yang remuk dan telah dinyatakan dokter harus diamputasi. "Tulang yang menembus daging dan kulit itu saya potong. Dan hasilnya Alhamdulillah normal seperti semula," ujar jebolan Pesantren Saadatud Daarain ini.

Kecenderungannya untuk menjadi 'ahli' tulang, telah terlihat sejak suami dari Irmayanti dan ayah dari tiga putra dan satu putri ini, berumur belasan tahun. Sebagai keturunan dari ayahnya yang juga ahli patah tulang bernama H Miran (pengobatannya menggunakan mediasi ayam), dan ibu Hj Indun yang juga mempunyai kemampuan yang sama, dia mempunyai keinginan kuat untuk membantu mereka yang mengalami patah tulang.

Berguru pada H Encep Hambali, dia mengasah kemampuan selama 4 tahun. Untuk itu, dia bahkan sempat menjalani puasa selama satu tahun penuh. "Atau 13 bulan full jika ditambah dengan puasa Ramadhan. Itu saat-saat yang sangat berat bagi saya," katanya.

Untunglah dia bisa menjalani segala ujian itu dengan sukses hingga dinyatakan sebagai ahli patah tulang.

Tahun 1994, H Najar Amir bergabung dengan pamannya, H Ilyas seorang ahli patah tulang yang terkenal di Kampung Ceger Cikunir Bekasi. Merasa mampu, tahun 1996 dia membuka praktik pengobatan sendiri. Konon, dia telah didekati oleh pemerintah untuk membuka klinik dan yayasan pengobatan bersama.

Pasiennya tak hanya orang-orang kebanyakan. Artis dan para pejabat pernah menggunakan jasa H Najar Amir. Bahkan, artis dari negeri jiran seperti Siti Nurhaliza dan Sahrur Khan pernah menyambangi tempat praktiknya yang sederhana.

"Juga Beniqno yang penyanyi dangdut itu. Artis-artis KDI juga. Desi Ratnasari pernah membawa ibunya berobat ke sini. Tempat ini jadi ramai karena orang-orang kampung ingin melihat artis," kata dia.

Penyakit-penyakit yang bisa diobati selain patah tulang antara lain stroke, rematik, kencing manis, kanker, juga lever. Konon, gangguan kejiwaan dan kecanduan narkoba juga bisa disembuhkannya. Bagi anak yatim yang tak mampu, H Najar Amir tak mengenakan biaya sedikitpun. Alias gratis.

"Ini agar saya tak ikut-ikutan mengomersilkan pengobatan dan menjadikannya sebagai bisnis. Mudah-mudahan saya terhindar dari yang seperti itu," ujarnya.

Melalui Yayasan Assifa (penyembuh) yang didirikannya pada tahun 2001, dia ingin mendirikan klinik patah tulang di mana ada seorang dokter yang selalu siaga ketika ada pasien patah tulang membutuhkan bantuan medis.

"Selama ini saya bekerja sama dengan dokter Eko jika ada yang membutuhkan bantuan medis. Tapi kalau punya klinik sendiri kan jadinya lebih cepat termasuk jika harus melakukan pembedahan," ujarnya. (Devita)

Sumber : suara karya

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
sam parnia : dokter yang dapat menghidupkan kembali pasien yang mati

dr soekarto : praktisi pengobatan yang memadukan medis dan homeopathy

manusia berdarah langka selamatkan jutaan nyawa bayi

karomah sufi : al-hallaj

mengenal mbah kuwu sangkan

derek amato : jadi jenius musik setelah kepalanya terbentur

mengenal ronggowarsito : peramal legendaris indonesia

saddam hussein reinkarnasi raja nebuchadnezzar?

paranormal australia tolak justin timberlake

anne woods : juara wanita terjelek di dunia

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Burung Kakak Tua Hafal Surah Al Fatehah
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2017, IndoSpiritual.com