Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Wage, 17 Agustus 2017 (24 DzulQa'dah 1438H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 inilah zodiak yang mudah patah hati

 mengenal tradisi voodo di afrika barat

 canggihnya teleskop terbaru nasa bisa untuk memburu alien

 misteri lukisan nyai roro kidul yang memakan korban

 misteri batu berlubang sempurna di garut



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Kisah Kiai Kholil Bangkalan Menyembuhkan Pecandu Gula

by : Indospiritual
Kategori : Tokoh
 

Kiai Kholil Bangkalan Selain dikenal sebagai insiator pendirian NU, beliau juga dikenal mempunyai banyak karomah dan kelebihan. Alkisah, terdapat seorang warga yang mempunyai anak lain dari yang lain. Kelainan anak tersebut adalah dia suka makan gula. Konon, setiap hari anak tersebut bisa menghabiskan sekian kilo gula pasir.

Akhirnya, ayah anak itu nyabis ke Kiai Kholil Bangkalan. Di hadapan kiai kharismatik tersebut, ia mengeluh soal kebiasaan anaknya menyantap gula. Ia berharap agar  sang kiai berkenan menyembuhkan penyakit yang mendera anaknya. "Baik, seminggu lagi ke sini," tukas Kiai Kholil menjawab permohonan si tamu.

Tamu tersebut pun cabut, pulang ke rumahnya. Namun sejak saat itu, kebiasaan si anak semakin menjadi-jadi. Semakin banyak saja gula yang dihabiskan setiap hari, dimakan begitu saja. Meski perasaannya tak karuan, namun ia tetap memenuhi perintah Kiai Kholil untuk datang lagi ke rumahnya seminggu kemudian. Setelah keduanya ketemu dengan Kiai Kholil yang kedua kalinya, anak tersebut berhenti total melahap gula.

Cerita tersebut dipaparkan Ketua PCNU Jember, KH. Abdullah Syamsul Arifin saat memandu tanya jawab  dalam pengajian Aswaja di halaman Kantor PCNU Jember.

Menurutnya, peristiwa tersebut sarat dengan hikmah. Pertanyaan yang muncul, katanya, mengapa Kiai Kholil tidak langsung mengobati si anak itu ketika datang pertama kali ke rumahnya. Kok masih menunggu seminggu. Ternyata, konon, selama seminggu beliau tirakat. Tidak makan makanan atau minuman yang berbahan gula pasir.

"Pesannya sederhana. Kalau kita ingin menyuruh sesuatu, maka kita harus mengerjakannya dulu. Jika kita ingin melarang sesuatu terhadap orang lain, maka kita dulu yang wajib memberi contoh jika ingin larangan kita dipatuhi," ungkapnya.

Sumber : nu.or.id



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
tubagus bambang sudrajat : penerus ilmu silat asli betawi

liu wei : sanggup mainkan piano dengan jari kaki

permadi dan warna hitam

hua tuo : tabib mujarab dari china

leo barnett : bocah 3 tahun jadi manusia bunglon

yang jinlong : bocah 7 tahun yang sanggup menarik mobil

feroz-un-din mir mengaku berumur 141 tahun, bisa jadi manusia tertua sepanjang masa

tristan perkins : mahasiswa calon penghuni planet mars

kisah kiai masduqie dan keajaiban sholawat

dasiyem, nenek usia 165 tahun punya doa rahasia panjang umur

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Power of Qi-Gong Penis
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2017, IndoSpiritual.com