Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Jum'at Wage, 23 Juni 2017 (28 Ramadhan 1438H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 who rekomendasikan yoga untuk menjaga kesehatan

 rahasia mengatasi sakit kepala kronis

 berbagai kisah horor paling melegenda di asia

 kisah rasullullah saw mendapat lailatul qadar

 amalan yang dikerjakan nabi saw jelang lailatul qadar



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Pengalaman Mistis Tim SAR Sukhoi Superjet 100

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
pengalaman mistis tim sar sukhoiKorban pesawat sukhoi superjet 100 telah berhasil di evakuasi dan blackbox pun ditemukan. Sejumlah pendaki dan tim SAR yang ikut dalam pencarian Pesawat Sukhoi di Gunung Salak mempunyai pengalaman mistis seputar pengalaman mereka dalam pencarian pesawat dan korban mulai dari melanggar larangan memetik bunga hingga mimpi bersenggama dengan perempuan cantik.

Seorang yang tergabung dalam sebuah regu pada tim yang pertama kali diterjunkan ke Gunung Salak menceritakan pengalamannya saat berada pada ketinggian 1.700 kaki, pos terakhir tak jauh dari titik kordinat pesawat jatuh, Sabtu dinihari, 12 Mei. Ia dan sekitar sembilan anggota regu lainnya bermimpi aneh saat sedang tertidur.

"Kami "mimpi basah" secara bersamaan," kata dia.

Anehnya, dia melanjutkan, mimpi seluruh anggota regu cukup identik. Awalnya mereka bermimpi disambut seorang wanita cantik pada sebuah rumah di puncak gunung tersebut. "Perempuan itu menyuguhi kami air minum," kata dia bercerita.

Tak lama berselang, mereka langsung diminta untuk istirahat. Tetapi di dalam rumah, ternyata ada banyak perempuan yang tak kalah cantiknya dengan yang menyambutnya tadi. Setelah itu, para perempuan itu mencumbu mereka selayaknya suami istri.

Namun ia mengaku tak heran dengan peristiwa tersebut karena Gunung Salak terkenal dengan kisah magisnya. "Yah, kami memaklumi saja."

Cerita lain dari seorang pendaki yang pernah menjelajahi Gunung Salak. Kini ia bergabung dengan tim SAR sebagai sukarelawan pencari korban Sukhoi. Menjelang pendakian, ia banyak berkonsultasi dengan masyarakat yang berada di sekitar gunung tersebut. "Banyak pantangannya," ujarnya.

Ia mengaku pernah menghiraukan pantangan penduduk untuk tidak mengambil bunga anggrek saat mendaki beberapa bulan lalu ke Gunung Salak. Maklum, kata dia, di sana banyak anggrek berbagai jenis yang cukup indah.

Tapi apa yang terjadi. Timnya tersesat saat ingin pulang. Sepanjang hari mereka hanya berputar di puncak Salak secara berulang sampai malam hari.

Anggrek itu pun di simpan di salah satu tempat, timnya kemudian shalat Isya. Setelah salat timnya kembali melanjutkan perjalanan pulang. "Ternyata jalan pulang hanya ditutupi ranting padahal kami sudah beberapa kali lewat di depan ranting itu," ujarnya seraya menggeleng kepala.

Ia juga mengaku bertemu seorang nenek-nenek berusia sekitar 80 tahun di puncak gunung tersebut. Perempuan tua yang sudah bungkuk itu berjalan sendirian di sebuah padang dengan hanya memakai pakaian tipis.

"Kami tanya mau ke mana Nek, dia bilang hanya jalan-jalan," kata dia menirukan pernyataan nenek tersebut.

Saat ditanyai di mana tempat tinggalnya, wanita tua itu hanya menjawab,"Di sini Nak." Nenek itu menolak di antar ke kaki gunung. Pendaki ini melanjutkan, perempuan tua itu lalu bilang, "Saya senang di sini karena ramai bila malam, mereka sering kasih saya makan," tanpa menyebutkan siapa mereka yang dimaksud.

Yang mengherankan lagi, kata pendaki itu, si Nenek berbahasa Jawa kental, padahal mayoritas masyarakat di kaki gunung berbahasa Sunda. "Kami pun meninggalkan nenek itu sendirian," ujarnya.

Tanggapan Juru Kunci Gunung Salak

Menurut juru kunci gunung salak Haji Marsah, pria berjanggut ini mengakui di antara Gunung Gede dan Halimun, memang Salak tergolong cukup menyimpan banyak cerita, utamanya soal orang yang tersesat. Jangankan warga pendatang, penduduk asli di sekitaran gunung ini pun seringkali tersesat.

Satu hal yang di luar akal sehat, pernah dia bertemu binatang aneh di kawasan Gunung Salak. Seperti contoh harimau serta orang utan berukuran besar. Namun makhluk itu pun kerap hilang dengan sendirinya.

Marsah memberi tips bagaimana jika tersesat di tengah hutan gunung ini. Ia mewanti-wanti supaya jangan mengikuti suara yang datang untuk memberi bantuan.

"Bisa saja itu cuma boongan, diikutin, nggak tahunya malah makin kesasar, mending diam aja. Atau mukul lebung (semacam bambu), jadi tim evakuasi bisa ikutin suaranya," papar Marsah.

Ia juga mewanti-wanti agar warga yang naik gunung jangan takabur. Sekalipun orang tersebut sudah pengalaman naik gunung, tapi tidak tertutup kemungkinan bisa ikut tersasar.

Kisah Angga Mencari Jasad Ayahnya

Namanya Angga Tirta (27), bukan seorang pendaki gunung. Tapi dengan tekad yang kuat dia bisa bertahan mendaki Gunung Salak bersama tim evakuasi korban Sukhoi Superjet 100. Ayah Angga, Aan Husdiana, adalah salah satu penumpang Sukhoi nahas itu.

Rabu (9/5) sore, Angga baru mendengar kabar Sukhoi yang ditumpangi ayahnya lost contact. Ayahnya, Aan, yang merupakan seorang pilot di Kartika Airlines menjadi salah satu penumpang pesawat. Kartika Airlines merupakan calon konsumen Sukhoi.

Rabu malam, Angga bersama kakak ayahnya dan keluarganya, total ada 6 orang, berangkat menuju Pos Cidahu. Keluarga besar Angga ingin tahu langsung kepastian nasib Sukhoi itu. Kamis (10/5) dini hari, dia bersama keluarganya tiba di Pos Cidahu. Di sini muncullah niat Angga untuk ikut mencari ayahnya. Pada mulanya keinginan Angga itu ditolak, Angga tidak diperbolehkan ikut mencari. Tapi dengan tekadnya yang membaja dia membujuk Tim Evakuasi agar diperbolehkan ikut. Dia meyampaikan kepada Komandan bahwa feeling-nya mengatakan ayahnya ada di lereng.

Kamis pagi, Angga bersama prajurit TNI AD ikut mendaki menuju Puncak Gunung Salak. Dia mendengar kabar, untuk menuju lokasi, perlu perjalanan sekitar 2-3 jam. Angga membulatkan tekad untuk ikut. Angga bergerak bersama Tim Marinir, melakukan pencarian lokasi jatuhnya Sukhoi. Angga ingin ikut agar dia dapat mengetahui kondisi Sukhoi dan ayahnya sebenar-benarnya. Tim Marinir kagum dengan kesungguhan Angga, walau tanpa bekal dia bersungguh-sungguh mencari lokasi jatuhnya Sukhoi dan mencari jenazah ayahnya.

"Saya tidak membawa apa-apa, hanya jaket, dan sebotol air mineral," terang Angga.

Perjalanan mendaki Gunung Salak menempuh medan yang berat. Angga menahan diri untuk tidak meminum air mineral yang dia bawa. Dia berjaga-jaga untuk perjalanan panjang.

"Ternyata kalau saya minum air, saya bisa keram. Itu aturan pendaki gunung," imbuhnya.

Tanpa bekal logistik yang cukup, Angga berjalan menuju lokasi di puncak. Jalur yang belum dibuka membuat perjalanan menjadi lama. Angga mengaku selalu teringat bau-bauan ayahnya sehingga dia merasa kuat. Dalam pendakian itu, dia kehilangan sepatunya yang jebol.

"Dia kasih petunjuknya lewat bau jengkol, bau petai (makanan favorit ayah Angga yang mengarahkan ke lokasi penemuan, red)", ucapnya.

Yang menarik, sepanjang perjalanan, Angga tidak melupakan melakukan ibadah shalat. "Sepanjang perjalanan, Angga rajin shalat. Usai shalat dia berdoa meminta petunjuk kepada Yang Kuasa," kata komandan Tim Marinir, Letkol Oni Junianto.

Angga bersyukur dalam perjalanan melelahkan itu, dirinya mendapat kemudahan-kemudahan. "Alhamdulillah, saat saya butuh air, menemukan mata air. Saya sempat makan daun pakis, sebelum akhirnya bertemu Tim Marinir yang memberi ransum," imbuh Angga.

Kamis malam, Angga bermalam di kawasan Puncak Gunung Salak. Sebelumnya di perjalanan bertemu Tim Marinir yang memberikan bantuan logistik. Angga tidur beralaskan kantung jenazah yang dibawa TNI.

"Pada Jumat pagi Usai salat Subuh,  tim Marinir menyarankan saya agar saya membuka mata batin, berdoa agar diberi petunjuk lokasi. Anggota keluarga akan mudah untuk diberi petunjuk. Saya salat subuh, kemudian berdoa dan seperti diberi petunjuk. Ayah menyuruh saya pulang dan menitip salam ke ibu. Saat itu saya bertanya di mana lokasi ayah, dan diberitahu berada di lereng," tuturnya. Angga juga diminta pulang oleh ayahnya. Mendapat petunjuk seperti itu, Angga lalu memberi kabar kepada tim Marinir.

"Kami kemudian turun ke lereng", jelas Oni.

Jumat pukul 07.20 WIB, Tim Marinir turun ke jurang. Angga sempat meminta ikut turun, namun Tim Marinir meminta dia menunggu di atas. Untuk turun ke jurang membutuhkan tali. Dan benar, ternyata sejumlah korban Sukhoi ada di jurang itu. Tim Marinir juga menemukan SIM ayah Angga atas nama Aan Husdiana.

"Setelah SIM ditemukan dan diberikan kepada Angga, dia sempat histeris. Namun akhirnya Angga bisa menerima dan dia pulang bersama tim logistik kami," tutur Oni.

"Saya sudah cukup puas dengan itu. Walau sebenarnya saya ingin menemukan cincin atau benda yang lain. Tapi itu sudah cukup," imbuhnya.

Jumat sore, setelah melihat tim Marinir membawa SIM ayahnya, Angga akhirnya memutuskan turun bersama tim Marinir. Angga mengucapkan terima kasih kepada Tim TNI AD dan Tim Marinir, relawan serta Basarnas yang memberi bantuan.

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
menebak kepribadian seseorang dari bentuk jari kaki

fakta menarik mengenai mimpi

mengenal kelenjar pineal

palmistry : ketika garis tangan bisa diperbaiki lewat operasi

misteri piramida mesir

misteri tengkorak keramat di pulau buru maluku

mitos gaib gunung di indonesia

mistis tari perang nias

daya magis watu pinawetengan

wisata mistis untuk pecinta dunia gaib

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan Kuntilanak di Ujung Berung Bandung
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2017, IndoSpiritual.com