Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Selasa Pahing, 28 Maret 2017 (29 Jumadil Tsani 1438H)   

[ ADS ]
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 inilah khasiat biji semangka yang jarang orang tahu

 biji pepaya ternyata sangat baik untuk kesehatan

 kepercayaan masyarakat tempo dulu terhadap mitos harimau

 tips jitu mengatasi fobia takut terbang

 beberapa tempat paling horor di dunia



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Rajamolo Pernah Mengarungi Sungai Besar di Jawa

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

PUSAKA milik Keraton Surakarta Jawa Tengah ini berbentuk perahu besar. Menurut Serat Babad Sangkala ciri 220 CA di Sasanapustaka Keraton Surakarta, Rajamolo mempunyai legenda yang unik. Ketika menyusuri Bengawan Solo ditumpangi Sri Sunan Paku Buwono IV beserta kerabat dan nayaka praja, misalnya, selalu dilantunkan nyanyian unik sebagai berikut :Jamala, Jamala sikile sewu / Jamala, Jamala sikile sewu / Jamala sikile sewu / Illaha illa, Illaha illolah. Bait berikutnya : Oyode, oyode suluring ati / Oyode, oyode suluring ati / Oyode suluring ati / Illaha illa, Illaha illolah, dan seterusnya.

Seperti dicatat Istana Jawa Org, pada 19 November 1809 Sunan Paku Buwana IV menerima hadiah dari Gubernur Jenderal Willem Daendels berupa perahu yang depannya diberi patung wanita Belanda. Perahu ini kemudian diberi nama Baita Raja Putri (perahu raja putri). Kemudian disanggarkan di Kedung Penganten. Ngabehi Gadamanggala ditugasi merawatnya.

Melihat keindahan perahu itu Sunan Paku Buwana IV berkeinginan membuat perahu sejenis yang lebih panjang dan lebih besar. Berkepala arca wajah tokoh wayang bernama Haryo Rajamolo, yang bahannya terbuat dari kayu jati Hutan Danalaya. Niat Sunan Paku Buwana IV kemudian disanggupi putranya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom, dengan membuat perahu yang dimaksud, dengan panjang 58,9 meter lebar 6,5 meter.

Perahu selesai dikerjakan 19 Juni 1811 dengan tanda sengkalan: Janma Tunggal Ngesthi Aji atas kehendak Sunan Paku Buwana IV perahu tersebut disandingkan perahu hadiah Belanda. Bagai seorang penganten kedua perahu ini disandarkan secara berdampingan : Rajamala dan Raja Putri.

PERAHU tersebut kini tak ada lagi, yang tertinggal hanya kepala perahu. Disimpan di Museum Keraton Surakarta Hadiningrat. Menurut sebuah penerbitan di Jawa Tengah, Canthik Rajamala merupakan hiasan perahu yang terbesar di antara ornamen perahu yang tersimpan di Museum Radyapustaka Solo. Dipercaya memiliki energi magis, sehingga pengelola museum selalu menyediakan padupan.

Nama Canthik Rajamala membuat orang gemetar. Dalam kosakata Jawa, raja sesuai artinya, digandeng molo yang berarti pembawa maut. Bentuknya berupa binatang mitologis dengan rambut berjumbai terbuat dari rambut asli. Kisah yang menyertai penciptaannya berasal dari peristiwa pelamaran Putri Bupati Cakraningrat di Sumenep, Madura oleh PB IV. Karena transportasi paling mungkin saat itu lewat perairan dengan memakai perahu, PB IV ingin perahu yang dinaikinya memiliki ornamen bagus. Dengan Canthik Rajamala berada di haluan perahu dan ornamen lainnya berada di beberapa tempat lain di perahu. Tampak perkasa ketika meluncur di Bengawan Solo, Kali Brantas, Laut Utara Jawa hingga ke Selat Madura. Perahu ini dipergunakan hingga zaman Sri Sunan PB VII.

Rajamolo atau Rajamala adalah putra Dewi Rara Amis dengan Begawan Palasara. Ceritanya, putri raja yang bertubuh penuh kudis busuk itu harus meninggalkan keraton dan menjadi anak angkat tukang perahu-penyeberang. Begitu Begawan Palasara melihat putri itu, dia berniat mengobatinya. Setelah itu, sang begawan mengawininya dan lahirlah Rajamala. Pada kisah wayang itu, Rajamala adalah tokoh sakti tak tertandingi. Apabila dalam suatu pertarungan dia kalah dan sekarat, tubuhnya akan kembali bugar setelah diperciki air. Simbol kesaktian Rajamala inilah yang tercermin dalam perahu milik Keraton Surakarta



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
gua kanjeng ratu kidul

noorsyaidah dan santet kawat

petilasan joyoboyo: dari rakyat jelata hingga pejabat

fengshui, bangkitkan potensi kehidupan

meditasi bagus untuk orang kesepian

sapi aneh bermata satu dari sumenep

menebak kepribadian berdasarkan burung favorit

mustika naga di makam untung suropati

3 destinasi mistis yang tidak boleh dikunjungi wanita

menyambut imlek dengan menata rumah melalui feng shui

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Ular Berkepala Manusia di Trenggelek Jawa Timur
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2017, IndoSpiritual.com