Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Minggu Pahing, 16 Juni 2019 (12 Syawal 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 fakta menarik mengenai mimpi

 tips diet berdasarkan golongan darah

 manfaat air kelapa untuk kecantikan dan kesehatan

 kisah mustika kelapa hajar aswad

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Antara Doa dan Tuhan

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

Tiapkali Tuhan disebut dalam do'a, tiapkali juga harapan timbul. Tapi anehnya selalu datang perasaan kecewa setelah itu. Barangkali karena Tuhan tak selalu harus mengabul tiap pemohonan dari hambanya. Dan hamba memang tak harus selalu bermanja-manja menunggu pertolongan Tuhan. Tapi karena itu juga acapkali iman seorang hamba terguncang karenanya.

Dawam Raharjo mengalami itu. Cendekiawan muslim indonesia itu mengaku dalam pengalaman hidupnya, permohonannya kepada Tuhan ada yang dikabulkan, tetapi lebih banyak yang tidak dikabulkan. Dari yang sedikit dikabulkan itu adalah permohonannya waktu ingin kawin dengan seseorang tetapi orang tuanya tidak setuju. Dawam berdo'a. dan Tuhan lalu mengabulkanya.

Pada kesempatan yang lain. Dawam pernah mengalami krisis iman menyakut penyakit diabetesnya. Setiap hari dia harus meminum obat, tapi efek sampingnya makan jadi tidak enak, dada sesak, dan macam-macam. Dia ditawari pengobatan alternatif dengan syarat harus meninggalkan obat dan percaya pada do'a. dia menerima itu. Dawan lalu Shalat dan puasa mutih tiga hari. Hasilnya; gula darahnya turun tapi beberapa hari kemudian naik lagi. Proses diulang lagi selama tiga bulan, tapi gula darahnya malah naik hingga 670-padahal ambang batasnya 140. Akhirnya Dawam dirawat delapan hari di rumah sakit, dan sembuh `Tapi sebab itu imamnya tergucang dan ia bertanya; apa benar do'a?

Ketika do'a dianggap sudah tak mampu lagi mengugah, masih pentingkah agama; "Saya sempat berfikir untuk meninggalkan agama yang ia yakini selama ini. Saya sempat bertanya apakah agama memberi manfaat? Saya kecewa banyak teman saya yang taat beragama malah korupsi. Lalu apa gunanya agama? Saya betul-betul kecewa. Saya anti-poligami, tapi banyak teman saya yang berfikiran modern melakukan poligami". Kata Dawam satu kali. Masihkah iman menjadi penting bagi Dawam, sementara agama mensyaratkan iman (percaya). Sesuatu yang kemudian membutnya ragu pada Tuhan. " Kita bisa berbuat baik, tapi kalau tidak beriman maka perbuatan baik itu tidak diterima Tuhan"

Tapi cendikiawan muslim, Prof. Nurcholis Madji agaknya punya jawab itu untuk Dawam Raharjo. Imam kata Nurcholis Madji tidak sekedar percaya, melainkan mengandung sesuatu kekuatan yang aktif; iman tidak hanya cukup dengan sikap batin yang percaya atau mempercayai sesuatu belaka, tapi menuntut perwujudan lahiriah atau eksternalisasinya dalam tindakan-tindakan. Sebab mungkin perbuatan baik saja memang tidak cukup tetapi harus didasari oleh keimanan.

Kisah Dawam adalah kisah tentang kerisauan seseorang yang terus berproses mencari dari mana datangnya iman: dari satu upaya mencari atau dari taklid, atau dari kemauan, atau dari wahyu, atau-karena kita tak punya previlese untuk menerima wahyu-dari intuisi, sehingga seakan-akan Tuhan semakin tak terjangkau, bahkan mungkin Tuhan tak bermakna.

Persis seperti di gambarkan Milan Kundera dalam cerita pendeknya: Edward dan Tuhan. Syahdan, di sebuah kota kecil di Chek. Edwar yang baru selesai menamatkan sekolah guru dan ia bekerja sebagai guru di kota kecil itu, di zaman ketika komunis begitu kuat dan berkuasa, bahkan terhadap kehidupan tiap pribadi-pribadi warganya. Dan negara melarang warganya (utamanya pegawai pemerintah) untuk mempercayai Tuhan.

Edward bagian dari yang tidak percaya itu: " Aku sangat tahu bahwa kepercayaan kepada Tuhan membawa kita menjauh dari realitas. Bagaimana jadinya nasib sosialisme jika semua orang percaya bahwa dunia berada di tangan Tuhan? Tak ada seorang pun yang bekerja dan semua orang akan mengandalkan Tuhan saja. Sejarah umat manusia dibedakan dari prasejarah dengan fakta bahwa orang telah membawa takdir mereka di tangan mereka sendiri, dan tak membutuhkan Tuhan. Kepercayaan kepada Tuhan milik abad pertengahan" kata Edward.

Suatu hari Edward bertemu dengan seorang gadis cantik, Alice . Ia jatuh cinta kepada gadis taat beribadah, yang  datang ke gereja setiap minggu itu. Demi mendapatkan gadis tersebut, Edward rela datang ke gereja, beryanyi dan berdo'a-sesuatu yang sangat terlarang bagi para pegawai pemerintah. Hingga akhirnya aksi Edward tersebut di ketahui oleh pihak sekolah. Edward diperiksa oleh kepala sekolah dan seorang inspektur pengawas. "Tak seorang pun yang pernah membuktikan Tuhan ada" kata seorang guru inspektur pengawas berkacamata kepada Edward yang diperiksa. "Kepercayaan kepada Tuhan mengantarkan pada fatalisme" kepala sekolah menimpalin. Tapi Edward tak mampu menolak kehadiran dan eksistensi Tuhan dalam dirinya. Tuhan mengubah dan mengugah, dan manusia terubah dan tergugah. Sebab itu Edward tak mampu menolak kehadiran Tuhan dalam dirinya. Ia meng-imani-Nya.

Yang menarik kemudian bahwa ternyata iman seringkali mentoleransi pengakuan atas ketidakpastian. Ia menerima hidup bukan sebagai perjalan yang rapi lurus. Ada keraguan, bahkan mungkin kerjerumusan. Pada kemanusiaan tertera resiko: pandangan tentang Tuhan selalu bisa menjadi tidak tepat, kontaknya dengan Tuhan selalu mengandung ketidakpastian-sesuatu manifestasi bahwa manusia memang berada di bumi, bukan tetap di surga yang terlindung dari kesucian dan bebas dari dosa. Hidup di dunia memang keresahan, karenanya mengandung kebebasan, hingga orang seperti Nietzche pun bisa berkata "Tuhan sudah mati"

Nietzche seorang filsuf, kritiknya terhadap Tuhan adalah risalah tentang fantasi fikiran umum, ia tak bisa menjadi awal dan akhir seluruh percakapan. Ia tak bisa menjadi dasar sebab itu. Tapi soalnya kemudian; Dawam Raharjo adalah seorang muslim. Bersama Ahmad Wahib, ia adalah salah satu tokoh penting dalam pembaharuan pemikiran Islam pada era 1970-an.

Dan Islam adalah sebuah konsep kepasrahan sepenuhnya (kepada Allah). Tuhan bersabda; " wa ma khalaqtul jinna wal insa illa liya'budun "-tidak Aku ciptakan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku. Saya kira Tuhan dalam sabdanya itu, tidak sedang menundukan manusia, seolah-olah manusia adalah ancaman bagi Tuhan.....tidak, Tuhan tidak bermaksud seperti itu, sebaliknya Tuhan sesunguhnya sedang membuka ruang bagi dialog kreatif antara Umat dan Penciptanya. Sebab itu ketika Dawam sakit diabetes dan kemudian sembuh setelah dirawat di rumah sakit. Dawam tahu bahwa kemudian do'anya dikabulkan; "hanya saya tak tahu bagaimana cara Tuhan menolong saya"



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
peruntungan shio anda di tahun 2010 (bag.3)

misteri batu bleneng di tol cipali

apa itu kasyaf?

mengkaji mati suri dari berbagai sudut pandang

aura jokowi lebih terang daripada foke

norwegia bangun bahtera nuh

penangkapan monster ikan di kongo

kontroversi dialog dengan roh

mengenal kesaktian paku emas

ramalan permadi : tahun 2010 lebih buruk dari tahun 2009

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
CCTV Penampakan Kuntilanak Menembus Tembok di Gd.Tertinggi di Jakarta
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com