Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Wage, 18 Juli 2019 (15 DzulQa'dah 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 fakta menarik mengenai mimpi

 tips diet berdasarkan golongan darah

 manfaat air kelapa untuk kecantikan dan kesehatan

 kisah mustika kelapa hajar aswad

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
pelatihan seni penyembuhan

Dunia dan Ancaman Kepunahan Massal

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
Dunia menghadapi ancaman kepunahan massal yang bahkan lebih hebat daripada kemusnahan spesies Dinosaurus dari muka Bumi. Itu adalah penelitian terbaru para ilmuwan Australia.

Palaebiologis dari Macquarie University, Dr John Alroy mengatakan hal itu berdasarkan fosil untuk melacak nasib kelompok utama binatang laut sepanjang sejarah Bumi.

Dia lalu mengkompilasikan data dari sekitar 100.000 fosil, melacak nasib hewan laut, selama masa kepunahan ekstrim yang terjadi sekitar 250 juta tahun yang lalu.

Penemuan tersebut dipublikasikan minggu ini di jurnal internasional ilmu pengetahuan, Science. Temuan itu menunjukkan peristiwa kepunahan dahsyat sedang berlangsung saat ini, dan berpotensi menjadi yang terparah sepanjang sejarah.

"Organisme yang mungkin bisa bertahan di masa lalu, mungkin tidak akan mampu saat ini," kata Dr Alroy, seperti dimuat laman News.com.au, Sabtu 3 September 2010.

"Ini mungkin berakhir dengan perubahan dasar laut secara dramatis karena perubahan dominasi kelompok. Kepunahan yang berlangsung saat ini akan membalik keseimbangan kelompok hewan laut."

Penelitian ini juga menunjukkan perilaku manusia dan perubahan iklim akan berdampak malapetaka pada semua spesies di Bumi.

"Kapan terjadinya kemusnahan massal, masih jadi pertaruhan, namun apapun bisa terjadi," tambah Alroy.

"Jadi, apa yang sedang kita semua lakukan sebagai spesies manusia adalah menjalankan eksperimen raksasa terhadap alam ini."

Sejarah mencatat, ada tiga peristiwa kepunahan massal dan hampir semua ahli biologi setuju dunia saat ini mengalami hal serupa.

Kepunahan massal terakhir diperkirakan terjadi 65 juta tahun lalu saat asteroid menghantam Meksiko dan membuat Dinosaurus musnah -- memberi ruang bagi mamalia untuk berkembang.

Alroy mengatakan, kepunahan massal baru tidak akan terjadi dengan skrenario yang sama, faktor luar -- hantaman komet ke Bumi.

Yang sekarang sedang terjadi, kehancuran pada dasarnya berasal dari dalam. Kepunahan massal berikutnya bersal dari sejumlah faktor, dari spesies asing, akibat penggunaan pupuk kimia dan pestisida, polusi, dan deforestasi.

Perubahan iklim dan pertumbuhan manusia yang tak terkendali juga memainkan peranan.

Namun, sedikit kabar baiknya, kepunahan massal saat ini tidak akan seburuk 250 juta tahun lalu, yang dikenal dengan kepunahan Permian-Triassic atau 'The Great Dying'.

"Aman untuk mengatakan kehilangan yang akan kita alami belum sedahsyat masa itu. Tapi sangat mungkin untuk mengatakan kita bisa merasakan kehilangan yang sama."

"Saat ini kita sedang bermain-main dengan proses evolusi dalam skala epik."

Namun, ahli paleontologi Charles Marshall dari University of California, Berkeley berpendapat, bahwa metode statistik Alroy masih perlu review oleh masyarakat paleobiologi.

"Tidak akan ada konsensus secara langsung pada rincian pola keragaman," tulisnya. Tapi "potongan-potongan itu telah jatuh ke tempatnya," kata dia, seperti dimuat media New Kerala.

Sumber : vivanews.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
khasiat mistis batu akik sulaiman

benarkah ada hartu karun di situs gunung padang?

meramal usia seseorang melalui sitting rest tes

7 alasan kenapa manusia takut mati

tabarruk : mengambil keberkahan dari ayat-ayat dan ulama shalihin

nasa : bersiaplah! ledakan tsunami matahari menuju bumi

suara tangisan wanita di air terjun tegan kiri

misteri jenglot : monster kecil sakti usia ratusan tahun

hubungan antara otak dan pikiran dalam peristiwa nde

pasutri ditelepon orang mati: dunia gaib juga canggih

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Video Pemanggilan Arwah Bloody Mary
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com