Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Sabtu Wage, 21 September 2019 (21 Muharam 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Heboh Satria Piningit Mengaku Datangkan Tsunami Aceh 2004

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
satrio piningit tsunami acehSetelah menggemparkan dengan membuat klub poligami yang dilaunching di Bandung Oktober 2009 lalu, Global Ikhwan kembali bikin geger. Pemimpin spritual Global Ikhwan Abuya Asaari Muhammad Tamimi, mengklaim dirinyalah yang telah mendatangkan tsunami di Aceh Desember 2004 silam.

Pengakuannya dituangkan dalam buku berjudul 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamimi (Satria Piningit)," yang diluncurkan 9 April lalu. Buku itu ditulis Hatijah Aam, yang tak lain salah satu istri Abuya Asaari Muhammad At Tamimi. Bertempat di Rumah Makan Sindang Reret, Jalan Surapati, Kota Bandung, Jumat (23/4/2010) malam, Global Ikhwan membedah buku tersebut.

Dalam buku setebal 83 halaman itu, Hatijah menulis bahwa Abuya telah memprediksi tsunami Aceh akan terjadi. Bukan hanya memprediksi, Abuya bahkan mengklaim dirinyalah yang telah mendatangkan tsunami itu. "Meski mengatakan tsunami miliknya, tapi Abuya sangat sadar bahwa Allah yang membuatnya. Abuya hanya pemimpin yang dipilih Allah," ujar Ketua Global Ikhwan Kota Bandung, Mochammad Umar, usai bedah buku, Jumat (23/4/2010) malam.

Sejak dilaunching 9 April lalu, penerbit baru memproduksi 3000 eksemplar dan akan terus  ditambah. "Peredaran baru di kalangan intern Global Ikhwan saja, belum dijual bebas," sebut

Satu Keluarga Selamat Sebut Abuya

Untuk meyakinkan pengikutnya, Abuya Asaari Muhammad Tamimi sang pemimpin Klub Poligami Global Ikhwan, membuat cerita luar biasa, yang mengesankan dialah sang penguasa tsunami. Disebutkan satu keluarga selamat dari maut hanya gara-gara menyebut namanya.

Hal itu terungkap dalam bedah buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamimi (Satria Piningit)." Bertempat di Rumah Makan Sindang Reret, Jalan Surapati, Kota Bandung, Jumat (23/4/2010) malam.

Dalam Bab 4 di halaman 30 buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Ksatria Piningit)', diceritakan satu bukti besar bahwa tsunami itu dikendalikan Abuya Asaari, dapat dilihat dalam kejadian di Jalan Tanjung No 8, Lampulo, Banda Aceh. Peristiwa itu menimpa keluarga seorang pegawai Dinas Kesehatan setempat bernama Rita Mutia bersama kakak lelakinya bernama Syeikh Mujiburrizal.

Diceritakan dalam buku itu, saat air laut sudah sampai ke leher masing-masing anggota keluarga saling berpegangan tangan dan meminta ampun kepada Allah untuk sama-sama mati. Keluarga Rita yang ikut berada di tingkat dua rumah tetangganya telah menjerit dan meminta tolong. "Mak, Ayah, toloong,". "Ya Allah toloong! Ya Allah toloong!" teriak mereka seperti diceritakan dalam buku.

Ditulis kemudian, kakak lelaki Rita yang bernama Syeikh Mujiburrizal meminta Rita jangan meminta tolong kepada Allah melainkan kepada Abuya. Syeikh pun dengan lantang berteriak "Abuya tolooong!" Rita pun menuruti perintah Syeikh lalu keduanya sama-sama berteriak "Abuya Toloong! Abuya toloong!" lantang mereka, seperti dikutip dalam buku.

Cerita berlanjut. Syeikh Mujib terkejut karena melihat sebuah kapal ikan berwarna hitam yang memuat sekitar 100 orang. Rupanya kapal itu tidak lain kapal buruk dan bocor yang selama ini terlihat sedang diperbaiki nelayan di laut. Kapal itu diceritakan meluncur cepat ke arah mereka bak kapal yang dipandu pasukan penyelamat gaib.

Diceritakan lagi, Syeikh Mujib dan 24 orang lainnya meyakini kapal tersebut dipandu seseorang. Namun setelah naik ke atas kapal, mereka mendapati tak ada seorang pun di dalamnya. Sementara tetangga seberang yang berlindung di atas genting rumah, dikisahkan menjerit-jerit. "Buaya! Buaya !" katanya mereka tertulis dalam buku.

Sore harinya ketika air mulai surut, diceritakan, rumah Syeikh Mujib dan Rita masih kokoh berdiri. Dalam buku itu ditulis meski air masuk rumah tapi buku-buku Abuya tidak ada yang basah. Penulis buku itu, Hatijah, meyakini rumah Syeikh Mujib dan Rita terlindung dari tsunami meski letaknya hanya 2 KM dari laut.

Kisah ini kemudian ditulis sebagai kejadian ajaib karena Banda Aceh yang terletak 7 KM dari laut ternyata porak poranda oleh tsunami. Buku itu juga menyebut bahwa yang menyelamatkan rumah Syeikh dan Rita adalah Allah lewat ribuan ruh yang diketuai Abuya dengan menggunakan cahaya.

"Meski mengatakan tsunami miliknya, tapi Abuya sangat sadar bahwa Allah yang membuatnya. Abuya hanya pemimpin yang dipilih Allah," ujar Ketua Global Ikhwan Kota Bandung, Mochammad Umar.

Buku Hanya Dibuat Dalam 1 Minggu

Salah satu pembuat kata pengantar dalam buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Satria Piningit)' DR Ing Gina Puspita menyatakan buku tersebut ajaib karena dibuat dalam waktu satu minggu.

"Buku ini ditulis secara ajaib oleh istri Abuya selama satu minggu. Abiya menceritakannya kepada istrinya apa yang terjadi sebelum tsunami di Aceh," terang Gina usai bedah buku 'Tsunami Membuktikan Abuya Putra Bani Tamim (Satria Piningit)' di Rumah Makan Sindang Reret, Bandung, Jumat (23/4/2010) malam.

Menurut Gina buku ini juga ditulis tanpa referensi melainkan ujung pena yang bergerak dengan lancar atas dorongan ilham.

"Sehingga pesan besar ini perlu waktu beberapa hari saja untuk dituangkan dalam bentuk sebuah buku," ujarnya.

Gina mengakui meski isi buku tersebut banyak mendobrak akal dan cara berfikir manusia pada umumnya. Namun bukan berarti isinya salah.

"Buku ini disajikan dengan cara yang kuat dan sistematis, kalau kami bilang isinya banyak mendobrak akal dan cara berpikir, bukan berarti isinya salah, tapi akal kita yang selama ini telah salah berpikir," ungkapnya.

Sumber : detik.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
pria ini hidup lagi meski sudah diletakan dalam lemari es jenazah

kita mungkin tidak berada di dimensi alam yang sama

anak singa putih pembawa hoki

gonjiam : rumah sakit angker di korea selatan

batu akik yang cocok berdasarkan zodiak

tabiat wanita berdasarkan kitab tajul muluk

misteri batu krobu di probolinggo

mengenal tradisi voodo di afrika barat

nikah 12-12-12 dari sisi numerologi dan astrologi

terapi batu panas menghapus rasa lelah

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Gadis Rusia Mengambang di Udara Tertangkap Kamera
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com