Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Jum'at Pahing, 10 Juli 2020 (19 DzulQa'dah 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Ingat Mati adalah Rahasia Bhutan Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 


Bhutan dikenal sebagai negara paling bahagia di dunia. Masyarakatnya hidup dengan sejahtera, jauh dari kriminalitas dan lingkungannya sehat. Tapi Anda bakal kaget saat mengetahui rahasianya. Apa itu?

Seorang penulis dari BBC Travel, Eric Weiner menuliskan kisah traveling yang tidak biasa dari perjalanannya ke Thimpu, ibukota Negara Bhutan. Bhutan adalah negara kecil di dataran tinggi di Asia Selatan, yang berbatasan dengan Nepal dan Bangladesh.

"Saya merasakan pusing dan sesak nafas," begitu tulis Eric pada BBC Travel memulai kisahnya, seperti yang detikTravel lansir.

Mungkin, pikir Eric, dia hanya belum terbiasa dengan lingkungan di sana. Terang saja, dia berada di ketinggian 2.300 mdpl yang mungkin badan menjadi lebih berat karena udara tipis dan angin yang bertiup kencang. Eric tak mau ambil pusing, dia lantas pergi ke dokter.

Apa yang dikatakan dokter membuat Eric terkejut. Ternyata, dia sehat-sehat saja dan badannya tidak bermasalah. Walaupun, Eric sempat panik karena badannya yang langung drop.

"Anda sebaiknya harus merenungkan kematian paling tidak lima menit setiap hari. Itu akan menyembuhkan Anda," kata sang dokter.

Eric tak habis pikir. Mengapa dia harus merenungkan tentang kematian, suatu hal yang paling menyedihkan. Dan yang membuat Eric makin geleng-geleng kepala, rupanya merenungkan kematian lima kali sehari sudah menjadi kebiasaan bagi orang-orang di Bhutan. Padahal, Bhutan punya standar penilaian Gross National Happiness, suatu badan yang mengukur kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakatnya.

Eric kemudian mendapati fakta yang mencengangkan. Dia membaca buku A Field Guide to Happiness: What I Learned in Bhutan About Living, Loving and Waking Up karangan Linda Leaming. Di situlah dia baru sadar, rahasia Bhutan menjadi negara paling bahagia di dunia adalah masyarakatnya yang selalu merenungkan kematian.

"Saya menyadari, berpikir tentang kematian tidaklah membuat orang tertekan. Itu justru membuat saya menikmati setiap momen dan melihat hal-hal yang mungkin tidak biasa saya lihat. Di Negara Barat, kematian adalah sesuatu yang menyedihkan. Sedangkan di Bhutan, itu adalah bagian dari hidup yang pasti kita lalui," tulis Linda Leaming dalam bukunya. Bukan berarti orang-orang di Bhutan berani untuk mati. Mereka tetap takut dengan datangnya kematian, tapi justru tidak memikirkan hal itu menjadi masalah.

Suatu penelitian di University of Kentucky pada tahun 2007, ternyata sudah pernah mengungkap korelasi antara mengingat kematian dengan kehidupan yang bahagia. 12 Mahasiswa dibagi dalam dua kelompok, kelompok pertama disuruh berpikir tentang kunjungan ke dokter gigi yang menyakitkan dan satunya lagi disuruh merenungkan tentang kematian.

Hasilnya, kelompok pertama dipenuhi rasa ketakutan dan sulit menyelesaikan suatu kalimat misalnya 'Jo sedang....'. Berbeda dengan kelompok kedua, mereka malah dengan mudah membangun kata-kata positif dan penuh dengan sukacita.

Kesimpulannya, kematian suatu hal yang mungkin dianggap mengerikan. Tetapi ketika orang-orang merenungkan hal itu, otak Anda dengan otomatis akan mencari pikiran atau sesuatu yang bahagia.

Itulah rahasia dari Bhutan yang menjadi negara paling bahagia di dunia. Orang-orang di Bhutan yang setiap hari merenungkan kematian, justru membuat mereka makin menikmati hidup tiap detiknya.

Sumber : BBC Travel, Detik Travel

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
karakter cinta seseorang berdasarkan tanggal lahir

kiamat dunia : tinjauan filosofis musnahnya peradaban manusia

mitos kucing hitam di berbagai negara

penjelasan ilmiah di balik permainan mistis charlie charlie challenge

kisah tabib bian que dan raja cai huangkung

inilah perawatan kuku mistis yang berkembang di amerika

ufo perlu dikaji lebih mendalam

mengirim email dengan telapati

kisah pulau ross yang angker di samudera hindia

densus 99 kebal ledakan petasan

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan Kuntilanak Pada Acara Termehek-Mehek TransTV
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2020, IndoSpiritual.com