Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Kliwon, 21 November 2019 (23 Rabiul Awwal 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Jokowi Presiden dan Wahyu Keprabon

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
joko widodo presidenJokowi presiden. Dia memenangi pilpres lawan pesaingnya, Prabowo-Hatta. Pengumuman KPU menyebutkan itu. Di kolom ini, sejak tahun lalu, ketika Jokowi belum dicapreskan, soal itu sudah diprediksi. Inilah catatan tentang jalan takdir itu.

Jokowi akhirnya memenangi laga memburu wahyu keprabon. Sebuah perburuan panjang yang dipenuhi kontroversi dan ambivalensi. Dari ketidak-pastiannnya dicalonkan partainya, PDI Perjuangan, legowonya Megawati undur sebagai kandidat, rontoknya secara alami kandidat lain yang sejak dini nyapres. Dan akhirnya, di final, hanya menyisakan satu pesaing, yaitu Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Mantan Wali Kota Solo itu telah membawa kegemilangan PDIP. Partai ini akan unggul di pileg dan menang di pilpres. Dia 'Kuda Troya', implisitas dari kekuatan yang tidak diduga akan mampu membalik keadaan.  Sebelumnya dilukiskan kegalauan Megawati yang kemungkinan tidak maju sebagai capres, serta kalau Jokowi yang dimajukan. Anaknya, Prananda atau Puan Maharani yang akan mendampingi sebagai cawapres. Itu di tengah riuhnya capres-cawapres yang akan ikut berlaga, seperti Aburizal Bakrie, Pramono Edhie, Gita Wirjawan, Dahlan Iskan, Wiranto-Harry Tanoe, Prabowo, Marzuki Alie, Mahfud MD, Rhoma Irama, dan Hatta Rajasa.

Ketika pileg digelar, peta ini tiba-tiba berubah. Kendati pemenangnya tetap PDIP seperti yang diprediksi, tetapi suara parta itu tidak dominan. Penurunan suara Partai Demokrat menyebar hampir rata pada partai yang lain. Itu menginspirasi tiap partai untuk menggalang koalisi. 'Fusi' dianggap jalan terbaik agar mampu mengusung jago. Dan Jokowi yang belum diajukan sebagai cawapres ditimbang kembali untuk dicalonkan PDIP atau tidak.

Saat itu Jakarta terus-terusan dihajar banjir. Undangan untuk datang ke sebuah ponpes di Situbondo tidak jadi dipenuhi Jokowi. Pada kesempatan berikutnya Jokowi datang ke Ponpes Al Baghdadi di Rengasdengklok. Di sinilah peristiwa langka terjadi. Jokowi yang datang dengan alasan minta doa agar Jakarta tidak banjir itu berubah 'pentahbisan'. Jokowi 'dipresidenkan'.

Junaedi Al Baghdadi, sang kiai jutaan jamaah itu membuat Jokowi kerasan. Lelaki yang kini memenangi kursi RI-1 itu betah tinggal hingga pukul 01.00 WIB dinihari. Di larut malam itu, saban sang kiai meneriakkan nama Jokowi, ribuan jamaah itu meneriakkan kata presiden. Di ponpes inilah Jokowi kali pertama 'menjadi presiden'. 'Presiden' ketika dia belum dicapreskan.

Sehari sebelum Jokowi dicapreskan, sebuah ritual yang dilakukan Megawati di makam Bung Karno menyiratkan itu. Jokowi diajak serta, di tengah kesibukannya yang padat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebelum dan setelah PDIP mengusung Jokowi untuk berlaga dalam pilpres.

Malah dalam bukuku "Satrio Piningit" yang diterbitkan Penerbit Narasi Yogyakarta yang edar bulan April 2014 terdapat satu bab tentang Jokowi, "Satrio Piningit Era Reformasi". Berbagai rujukan serat kuno disertakan, sebagai bahan kajian sekaligus padanan, bagaimana tanda-tanda munculnya calon pemimpin baru.

Tulisan ini bukan riya’. Ini wujud rasa syukur, bahwa saya masih diberi kepekaan dari Sang Kuasa untuk melihat tanda-tanda. Ini juga sebagai penjaga hati agar tidak terkontaminasi hedonisasi, yang akan menghilangkan kepekaan itu. Sisi lain, di era teknologi informasi ini dibutuhkan pengakuan, agar kerja kreatifnya mendapat apresiasi. Terus bagaimana kerja Jokowi dalam menjalankan roda negeri ini?

Inilah pemerintahan yang akan membuat banyak pihak terkaget-kaget. Akan ada langkah Jokowi-JK, yang setelah dijalani akan mendatangkan kejutan-kejutan. Semoga semua kejutan itu bernilai positif. Itu doa kita semua.

Sumber : Djoko Suud Sukahar - detikNews

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
anjing ajaib selamatkan pemiliknya yang hendak bunuh diri

menimbang tulang, makin berat makin hoki

heboh kepiting berlafal asma allah di sumenep

heboh anak kambing mirip bayi manusia

ilmuwan klaim telah temukan partikel tuhan

gadis mutan asal vietnam bisa keluarkan hawa panas yang bisa membakar

phobia yang paling banyak diderita orang

ahli nujum india ramalkan pesawat mas akan ditemukan sabtu

meramal masa depan dengan kartu tarot

antara doa dan tuhan

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Sulap Manusia Muncul dari Pasir Pantai
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com