Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Sabtu Wage, 21 September 2019 (21 Muharam 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Khasiat Batu Akik Galih Asem

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 


Kepopuleran batu akik kini semakin merajalela, berbagai daerah diyakini menjadi penghasil batu yang berkualitas dan mahal. Namun ternyata masih banyak yang belum tahu di kota Semarang ada batu khas dan konon katanya bisa menangkal guna-guna.

Batu akik itu sebenarnya bukan berasal dari bebatuan di kali atau pegunungan, namun diolah oleh pengrajin dari fosil pohon asam yang berusia ratusan tahun. Asal nama kota Semarang sendiri menurut legenda berasal dari kata asam dan arang sehingga batu itu disebut batu khas Semarang.

Slamet (41) warga Jl Tambra Dalam 2, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara adalah salah satu pengrajin batu yang menemukan fosil tersebut dan membuatnya menjadi batu akik.

"Ini namanya batu Galih Asem, adanya ya hanya di Semarang," kata Slamet saat ditemui detikcom di rumahnya. Meski dari fosil kayu, namun tingkat kepadatan dan kerasnya sama seperti batu pada umumnya. Warna coklat kayu menjadi warna yang khas, dan apabila diterangi dengan senter, maka sinarnya menembus batu dan memperlihatkan motif serabut seperti akar yang ada di dalamnya.

Harga Akik buatan Slamet ini di kalangan kolektor harganya bisa mencapai jutaan rupiah, namun Slamet menjualnya paling mahal sekitar Rp 300 ribu. Harga murah itu sengaja dibandrolnya agar peminat batu Galih Asem banyak dan bisa memperkenalkan batu itu ke masyarakat.

"Yang saya sayangkan di Semarang, masyarakat khususnya pemerintah daerah kurang memperhatikan. Padahal Semarang punya identitas luar biasa, Aceh punya giok, Purwokerto punya Klawing, Semarang ada ini," terangnya

Ayah tiga anak itu mengaku cukup sulit mendapatkan fosil pohon Asam itu. Selain lokasi di perbukitan, ia menjalani persyaratan mengelilingi 99 pemakaman di Semarang. Seorang diri dia menggali hingga kedalaman 12 meter untuk mendapatkannya.

"Dulu kan di Semarang di sekitar Jalan MT Haryono dan Pemuda banyak pohon asam, tahun 70-an ada penebangan besar-besaran diganti akasia, ini dibuang dan jadi fosil. Ini usia pohon kalau 200 tahun ada," katanya tanpa memberitahu lokasi ditemukannya fosil pohon asam miliknya.

Selain Galih Asem, ada juga batu Galih Kelor yang mirip batu marmer. Dua batu khas Semarang itu bagi orang-orang yang percaya dengan mistik atau "energi" di dalam batu, dianggap bisa menangkal guna-guna seperti santet.

"Tidak usah dipakai, taruh di atas pintu saja kalau ada yang 'menyerang' pasti dilawan, ya semacam menangkal santet. Mistiknya memang bisa mengayomi keluarga," ujarnya sambil sibuk menggosok batu di depan rumahnya.

Batu akik saat ini masih digandrungi masyarakat Indonesia. Efeknya cukup signifikan dirasakan oleh Slamet. Ia berharap batu Galih Asem dan Galih Kelor bisa diperkenalkan lebih luas ke wilayah Indonesia lainnya sehingga makin terkenal.

"Pak Wali (Wali Kota Semarang) pernah mampir ke sini pas ada acara di dekat sini. Beliau terkejut ternyata ada batu akik bagus khas Semarang. Sudah dipakai satu sama beliau," tandas Slamet.

Salah satu kolektor batu yang datang ke rumah Slamet, Hedi Mulyono mengaku baru kali ini melihat fosil kayu diubah menjadi batu akik yang indah. Ia pun percaya ada "energi" di dalam batu tersebut.

"Galih Asem ini memang unik, motifnya kayak serat akar. Saya tadi lihat ini ada kodamnya, energinya bagus," ujar Hedi.

Hampir tiap hari rumah Slamet didatangi pecinta batu akik, beberapa diantaranya adalah PNS yang berada di lingkungannya. Peminat Galih Asem perlahan mulai di kenal di daerah luar Semarang, namun Slamet ingin Galih Asem dikenal di daerah sendiri.

Sumber : detik.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
metode terbaru menghindari mimpi buruk

inilah istana karang cirebon yang konon punya pintu yang ke makkah

kesurupan massal serang siswa di new york

misteri lautan horse latitudes

karomah syekh abdul qadir jailani adalah fakta

bulan hoki dan sial di tahun kerbau tanah

makna sebuah doa

mengenal karakteristik shio macan

mitos aneh seputar menstruasi di berbagai negara

feng shui untuk kamar tidur

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan UFO di Kediri
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com