Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Jum'at Pahing, 13 Desember 2019 (15 Rabiul Tsani 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Kecerdasan dan Stimulasi Otak

Kiat Puasa bagi Pasien Lansia

by : Indospiritual
Kategori : Kesehatan
 

Ramadhan sudah makin dekat. Setiap umat Muslim tentu ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan ini selama sebulan penuh. Tentu saja dibutuhkan kekuatan dan kesehatan fisik maupun mental yang kuat dalam menjalankan ibadah puasa ini. Namun, para penderita penyakit kronik atau degeneratif tertentu seiring bertambahnya usia perlu kiat khusus agar tetap bugar saat berpuasa.

Ada beberapa kelompok orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang harus mempertimbangkan beberapa hal agar dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan tanpa mengganggu kesehatan mereka. Sebut saja kelompok orang dengan penyakit lambung atau sering disebut sakit maag, kelompok orang dengan penyakit kencing manis atau diabetes mellitus, dan kelompok orang usia lanjut yang menderita penyakit degeneratif.

Demikian benang merah simposium yang diprakarsai Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia di aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta. Simposium itu diisi para pembicara, yaitu dr Ari Fahrial Syam, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PAPDI, dr Siti Setiati dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM, dan dr Dante Saksono dari Divisi Endokrinologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM.

Bagi umat Muslim, puasa ditandai oleh tidak makan dan minum serta menghentikan segala sesuatu yang membatalkan, sejak terbit fajar sampai terbenam matahari (sekitar 14 jam). Saat berusia lanjut atau geriatri, muncul pertanyaan soal amankan berpuasa bagi pasien usia lanjut. Sebab, meski kemampuan fisik menurun, sebagian besar pasien geriatri bersemangat menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh, ujar Siti Setiati.

Pasien geriatri adalah pasien usia lanjut dengan banyak penyakit dan banyak obat, gejala dan tanda penyakit tidak khas, fungsi organ tubuh menurun, gangguan aktivitas hidup sehari-hari, gangguan status gizi, dan masalah psikososial. Beberapa perubahan fisiologis dan psikologis pada pasien usia lanjut antara lain rasa haus menurun, asupan cairan menurun, berisiko mengalami dehidrasi, mudah timbul rasa lelah, lemah dan bingung. Nafsu makan juga turun karena sensasi rasa lapar menurun dan rasa terisolasi.

Hasil survei poliklinik geriatri RSCM pada Agustus 2008 terhadap sekitar 100 lansia usia 64-83 tahun menunjukkan, sebanyak 76,5 persen dari mereka menjalankan ibadah puasa. Dari total jumlah pasien geriatri yang berpuasa Ramadhan, sebanyak 83,30 persen melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Penyakit tersering yang diderita adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi, kata dia.

Manfaat puasa Ramadhan adalah mengurangi kalori atau energi, rasa tenang dan damai karena gula darah lebih stabil selama puasa, shalat tarawih membantu pengeluaran energi (200 kalori) sama dengan olah raga, ujarnya menambahkan. Hasil penelitian puasa Ramadhan terbukti menurunkan asupan kalori sekitar 12-15 persen, menurunkan kolesterol dan tekanan darah, serta menurunkan status radikal bebas.

Berpuasa aman bagi orang usia lanjut atau geriatri jika kondisi kesehatan stabil, penyakit terkontrol, dan tidak ada infeksi akut. Karena itu, pola makan selama berpuasa harus dijaga. Saat sahur pasien geriatri dianjurkan mengonsumsi 40 persen dari total kebutuhan kalori harian. Ketika buka puasa, pasien disarankan mengonsumsi makanan 50 persen dari kebutuhan kalori dengan makanan ringan sebelum shalat maghrib, makanan berat setelah shalat maghrib. Sesudah tarawih, konsumsi 10 persen dari kebutuhan kalori.

Dalam berpuasa, pasien usia lanjut harus mencukupi kebutuhan kalori sama dengan ketika tidak berpuasa, konsumsi cairan 8-10 gelas per hari untuk mencegah kekurangan cairan, konsumsi air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur, komposisi gizi harus seimbang, membatasi makanan yang digoreng dan meningkatkan kadar lemak, cukup mengonsumsi vitamin dan mineral. Minum dan makanlah dengan otak, tidak dengan lidah. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk terus berpuasa, ujarnya.

sumber : kompas



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
mitos-mitos diet

terapi ayurveda untuk melangsingkan tubuh

lebih sehat dengan yoga tertawa

rahasia agar tak mudah sakit

beberapa metode pengobatan aneh di dunia

pengobatan diabetes dengan semut jepang

ludah kelelawar bisa atasi stroke

sakit perut dan pengobatan tiongkok

wanita ini sembuh dari asma dengan terapi tertawa

resep herbal untuk obat batuk anak

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Manusia Kalkulator
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com