Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Senin Pahing, 14 Oktober 2019 (14 Safar 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Kota Jakarta dari Sudut Pandang Fengshui

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
Barangkali para ekonom, sosiolog dan politisi tidak menyadari kalau "apes" yang dialami oleh bangsa Indonesia ini ada hubungannya dengan intangible force. Mereka umumnya mengabaikan realitas bahwa sebaik apapun solusi yang diberikan akan menjadi sia-sia kalau para stakeholder bertingkah laku (behavior), berpikir (Cognitive) dan berperasaan (Affective) bias, terlalu jauh dari semestinya.

Persoalan seperti inilah yang dapat diselesaikan dengan fengshui. Jika pada level micro feng shui mengenergizer tubuh agar berjalan sesuai dengan sistemnya. Pada tingkat makro, system lingkungan fisik yang sesuai dengan formasinya akan mendorong masyarakat bertingkah laku, berpikir, dan berperasaan secara positif. Dengan pemikiran ini sebuah kota yang sakit seperti Jakarta ini misalnya dapat disembuhkan dengan cara menyelaraskan infrastructure atau system pendukung kehidupan kota dengan formasi kota itu ketika didirikan.

Jakarta dari kacamata Feng Shui aliran bentuk (Form School) bersandar pada bukit yang merupakan bagian dari barisan beberapa gunung antara lain Gunung Salak, Gunung Gede dan Gunung Halimun. Disebelah kiri arah menghadap laut didukung oleh kepulauan seribu yang membentuk formasi naga. Sebelah kanan didukung oleh Tanjung Karawang yang membentuk formasi macan. Orientasi utama kota Jakarta dengan melihat pada jejak pembangunan kota di jaman colonial adalah searah dengan normalisasi sungai ciliwung (1632). Dengan petunjuk ini arah hadap kota Jakarta adalah Barat Laut yang berunsur logam dengan triagram Qian. Dengan memutar 180 derajat maka kita dapatkan arah duduk kota Jakarta adalah Tenggara yang berunsur kayu dengan trigram Xun.

Triagram Qian secara metafisika memiliki ribuan arti namun dikaitkan dengan negara hal ini dapat berarti kepemimpinan atau excellence. Dari arah hadapnya kita dapat melihat bahwa Qian berada di air (laut), hal ini berarti negara Indonesia seharusnya dapat menjadi negara terdepan jika mampu mengelola air dengan baik. Lepasnya kekuasan kita atas Pulau Sipadan dan Lingitan adalah sebuah isyarat bahwa negara kita tidak memiliki kapabilitas memimpin, why? Karena kita tidak mampu mengelola air.

Xun secara metafisika berunsur kayu agar dapat bertumbuh dia membutuhkan kayu atau air. Secara alami kayu hanya dapat tumbuh jika ada air yang cukup. Musim kering adalah musuh utama bagi kayu. Pelajaran yang singkat ini menunjukkan bahwa kemakmuran kota Jakarta hanya dpat diwujudkan jika air dan kayu dikelola dengan benar. Dengan demikian kedudukan gunung-gunung akan semakin kuat dapat memberi support terhadap kemakmuran kota.

Dengan teori fengshui seperti yang diungkapkan diatas marilah kita bedah kota Jakarta. Dijaman Belanda, Jakarta atau lebih "suka" disebut Batavia secara "default" adalah kota air atau rawa-rawa. Mungkin karena tidak menyadari jenis "terrain" ini Belanda menguruk bagian utara pantai. Hasil seketika dari proyek reklamasi pantai utara Jakarta versi VOC adalah banjir besar dan kemerosatan ekonomi dan social.

Setelah normalisasi sungai ciliwung (sekarang kanal di Jl. Kali Besar) dan pembangunan kanal-kanal baru diantaranya seperti kanal Molenviet (berada di sepanjang Jln. Gajah Mada) yang dibangun oleh Kapten Tionghoa yang bernama Phoa Bing Am, kota Batavia menjadi makmur karena menikmati keberuntungan bumi. Ingin juga menikmati kemakmuran di sepanjang kanal Molenvliet, Gubernur Jenderal Belandapun memilih tinggal di samping kanal ini (Gedung Arsip).

Statue quo musuh bagi gengsi, tampaknya pemikiran inipun muncul dibenak petinggi pemerintah colonial. Perpindahan pusat pemerintahan ke arah selatan kota yang bernama Weltevreden tidak diikuti dengan perhatian yang cukup terhadap kota lama dengan kanal-kanal airnya. Kebersihan kanal-kanal air secara perlahan mulai terlupakan. Puncaknya adalah penimbunan beberapa kanal air yang dianggap oleh penguasa sudah tidak relevan dengan kemajuan jaman pada saat itu.

Batavia kembali dirudung berbagai masalah social dan ekonomi yang berkepanjangan. Kebangkrutan VOC dengan menyisahkan hutang ratusan juta gulden dan kemerosotan keuangan Pemerintah Hindia Belanda ada hubungannya dengan kelalaian dalam menata air. Karena dari aspek historis masa-masa keemasan VOC terkait dengan kanal yang bersih, sebaliknya masa suram berhubungan dengan kelalaian dalam tata air.

Belanda tidak akan sempat memperbaiki kesalahannya. Bagaimana dengan kita? Di tinjau dari segi udara (Feng), kalau dulu di jaman Belanda, pada pagi hari warga Batavia masih dapat melihat kota dipeluk oleh gunung. Sekarang jangankan gunung, Monaspun tidak! Seolah hidup dibalik kelambu polusi.

Apa yang tersirat? Dalam fengshui di peluk oleh gunung berarti memiliki support energi alam "yin" yang memberikan peaceful mind dan relaxing energy. Polusi udara telah menghalangi gunung sehingga warga kota tidak memperoleh support energi yin. Sebaliknya malah memperoleh "charge" energi dari partikel polutan yang besar kemungkinannya tidak stabil susunan energinya.

Dalam fisika diketahui bahwa materi yang tidak stabil dapat berpengaruh terhadap medan magnet bumi. Kalau bumi saja dapat terpengaruh oleh materi yang tidak stabil, apakah kita tidak? Mengapa orang Jakarta sangat cepat emosi atau sedikit masalah sudah dapat menghilangkan nyawa orang lain?

Dari segi air (Shui). Salah satu foto dokumentasi tahun 1930-an memperlihatkan kanal di Jl. Kali Besar masih bersih. Tahun 1988 kanal ini seperti bak sampah. Hal ini menunjukkan bahwa kita tidak menghargai air, bagaimana alam memberi dukungan yang positif? Air dengan sifat energi "yang", seharusnya dapat memberi semangat hidup untuk berkarya secara positive, namun tidak diperoleh karena kotor dan berbau.

Bagaimana membangun kembali Jakarta? Sederhana sekali dengan kembali kepada formasinya. Agar makmur formasi Xun perlu didukung dengan langkah-langkah strategis seperti mengaktifkan kembali air yang bersih di-seluruh kota dan hijau dengan berprinsip pada:

* Peliharalah sumber daya air dan hidupkanlah kembali water front dengan mengadakan pembersihan dibarengi insentif bagi pengusaha yang memiliki rencana beroperasi di kota lama (Bonus Free Land Tax) atau sebuah konsorsium yang mengelola kawasan kota lama menjadi daerah turisme yang integrated. Gali kembali kanal–kanal yang pernah ditimbun dan bangkitkan kembali kota air yang indah.
    
* System transportasi kota adalah air virtual yang harus dipertimbangkan dengan matang. Sistem transportasi yang kurang baik selain menyebabkan distribusi energi yang tidak balance juga mengerogoti uang saku masyarakat kota, bagaimana mau menjadi makmur kalau 30% income habis untuk transportasi.
    
* Kita butuh pejabat yang berorientasi kerja. Kalau tidak Program Jakarta Biru akan berhenti sampai di wacana dan slogan. Jakarta tetap berwajah buruk ketika dana program habis. Pejabat kota kalau perlu turun memberi contoh, misalnya naik sepeda ke kantor dipagi hari. Turun langsung di jalan menindak bus-bus yang mengeluarkan asap hitam. Tindak dengan tegas para perusak lingkungan. Menebang pohon didenda, begitupula ngebor airpun seharusnya terlarang.

Sejarah jangan hanya untuk dikenang apalagi dilupakan. Kota Batavia sama seperti kota-kota besar di dunia banyak menyimpan "wisdom" yang dapat membuat kita bijak dalam menata sebuah kota yang relevan dengan peradaban modern. Dengan bekal ini kita yakin suatu saat Jakarta pasti kembali Jaya.

Sumber : Akino W. Azzaro

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
misteri deja vu

pohon api-api sering dikunjungi para penjudi

ramuan tradisional penangkal santet

batu prasasti airlangga bisa memanjang

kisah mistis gua binsari biak papua

feng shui untuk dekorasi natal

mengubah nasib dengan meditasi brainwave

mengenal aneka macam pamali

ditemukan kemisteriusan baru di piramida giza mesir

garut heboh! : buah pisang lafaz allah

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Manusia Kalkulator
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com