Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Rabu Kliwon, 8 Juli 2020 (17 DzulQa'dah 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Mencari Cinta di Candi Plaosan

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

ORANGTUA dulu sering berpesan kalau pacaran jangan pergi ke candi, nanti gampang cerai. Tetapi candi yang satu ini memang unik. Banyak pasangan datang ke candi ini. Mereka justru mempunyai keyakinan bila tuah dari candi itu bakal melanggengkan cinta mereka.

Komplek Candi Plaosan yang terdiri dari dua buah candi. Candi Plaosan Kidul dan Candi Plaosan Lor memuat kepercayaan yang hingga kini masih lestari. Kedua candi yang ditemukan 1867 menurut yang meyakininya adalah beraura cinta kasih. Penelitian pertama dilakukan Ijzerman, arkeolog Belanda, pada bulan Agustus 1909 menyebut pada saat ditemukan, terdapat 16 candi kecil di lokasi yang kemudian disebut Candi Plaosan Kidul ini, namun dalam keadaan runtuh dan rusak.

Salah satu candi yang telah selesai adalah Candi Plaosan. Candi utama utara pada komplek Candi Plaosan Lor di Desa Plaosan Kecamatan Prambanan Klaten yang telah selesai pemugarannya untuk candi utama utara dengan menelan dana Rp 2 miliar lebih. Pemburu cinta, khususnya generasi muda berdatangan ke Candi Plaosan di Klaten, Jawa Tengah. Mereka yakin, tuah candi ini merukunkan suami istri yang sering berselisih. Sementara bagi bujangan, candi ini dapat memberikan jodoh yang diinginkan.

Candi ditemukan abad ke-19. Kondisinya amat parah. Setelah direnovasi, kemegahan candi ini mulai terlihat. Sejarawan UGM mengungkap, Candi Plaosan dibangun dinasti Rakay Pikatan untuk permaisurinya yang sangat cantik, Pramudya Wardhani putri dari Samaratungga. Uniknya, kedua insan itu memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Rakay Pikatan dari Dinasti Sanjaya beragama Hindu, sedangkan Pramudya Wardhani memeluk agama Budha dari Dinansti Syailendra. Dilihat bentuk dan reliefnya, Candi Plaosan mencirikan candi agama Budha.

Kendati mereka mempunyai perbedaan yang mendasar, tetapi kehidupan cinta Rakay Pikatan dan Pramudya Wardhani tetap mesra. Bagi mereka, perbedaan itu tidak mempengaruhi cintanya. Mereka bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing-masing sehingga kehidupan asmaranya tetap berjalan dengan baik. Pendeknya, mereka dapat menumbuhkan benih-benih cinta sejati.

Setelah keduanya meninggal dunia, candi tersebut dipandang sebagai wujud cinta suci antara lelaki dan perempuan. Karena itu, banyak pengunjung yang datang ke tempat ini agar mereka mendapatkan tuah dari kedua insan itu. Kabarnya, suami istri yang sering berselisih akan mesra lagi setelah mengunjungi tempat ini. Sedangkan bagi pengunjung yang masih lajang, mereka bisa mendapatkan jodoh seperti yang diharapkan.

Guna mendapatkan tuah cinta kasih tersebut, pengunjung yang datang ke candi ini harus membawa sesaji berupa bunga dan dupa wangi. Tentu sesaji ini sebuah semu atau sanepa bahwa yang perlu diniatkan adalah menyebar keharuman dan pengabdian kepada Yang Maha Kuasa. Dalam bahasa Jawa dinyatakan bahwa menyebar bau harum dilaksanakan dengan ‘Tyas manis kang mantesi, ruming wicara kang mranani, sinembuh laku utama’. Wajah harus senantiasa memancarkan kegembiraan hidup, pembicaraannya juga indah menarik dan tak membuat sakit orang lain, ditambah laku bertingkah laku menuju keutamaan. Dengan kata lain hidup mengabdi Gusti, leladi ing sesami, maka tidak ayal rejeki bakal nututi.
 
Sumber : pos metro balikpapan



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
tanaman pendongkrak hoki rumah anda

mengkaji mati suri dari berbagai sudut pandang

ilmuwan prediksi waktu akan berhenti total

fenomena nabi musa membelah laut ada di korea selatan

berkomunikasi dengan alam bawah sadar melalui pendulum

peruntungan shio anda di tahun 2010 (bag.2)

berbagai mitos makanan yang perlu anda ketahui

san diego hills : ketika kematian menjadi elite dan bergengsi

ingin bermimpi indah? konsumsilah makanan berikut ini

heboh penemuan kera putih di sumenep

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Kisah Anak Genderuwo Bernama Wagini
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2020, IndoSpiritual.com