Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Selasa Pahing, 4 Agustus 2020 (14 Dzulhijjah 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Menghipnotis Diri Dalam Sholat Agar Khusyu

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
Ketika saya memaparkan sebuah teknik hipnosis dalam suatu training. Para peserta begitu yakin bahwa kekuatan training pada hakikatnya adalah kefokusan kita kepada sesuatu hal yang membuat diri kita trance masuk ke dalam tingkatan hipnosa.

Kemudian muncullah sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada saya dalam training tersebut, bisakah seseorang shalat dalam keadaan trance/terhipnosis. Tentunya ketika seseorang shalat dengan sangat trance pastinya dia akan mencapai kekhusyukan shalat.

saya katakan kepadanya "tentu saja bisa."

Setelah mendengarkan pertanyaan tersebut, saya mencoba mencari cara, bagaimana mewujudkan kekhusyukan shalat dengan mentrance-kan diri saya dalam shalat. Sebab yang unik kalau dalam shalat yang terjadi bukanlah static trance seperti dalam keadaan hipnosis biasa. Dimana biasanya orang hanya relaksasi dan terdiam. Sedangkan kalau di dalam shalat yang terjadi adalah dynamic trance. Dimana seseorang seharusnya tetap mengalami trance dari setiap gerakan shalat sehingga dia memaknai setiap ucapan dan gerakan shalat.

Saya mencari literatur para sahabat dan sejarah nabi. bagaimana cara dan konsep shalat nabi. Kalau menilik shalat nabi, memang nabi sendiri tidak pernah seratus persen trance. Karena beliau pernah memendekkan shalatnya ketika mendengar tangisan anak kecil. Beliau juga pernah mendengar adanya ucapan yarhakumullah ketika ada makmum beliau yang lain bersin. Walau saya juga membaca adanya literatur yang menulis tentang seorang muslim yang terkena anak panah di kakinya yang kemudian meminta untuk dicabut anak panah tersebut ketika beliau sedang shalat. karena begitu khusyuk dan trance-nya orang tersebut shalat sehingga mengalami anastesia/kebas sehingga tak terasa ketika anak panah tersebut dicabut.

Memahami literatur yang saya dapatkan, kemudian saya berfikir seharusnya shalat adalah sebuah wahana seorang muslim untuk mencapai tingkat trance tertentu, akan tetapi mungkin level trance nya yang tidak selalu harus sampai deep trance.

Saya pribadi pun dengan ilmu yang saya dapatkan kemudian menelaah ilmu yang saya dapatkan dan kemudian mempraktekkan. Setidaknya ini yang kemudian saya dapatkan. Dalam pandangan saya pribadi seseorang akan mengalami tingkat trance/kondisi hipnosa ketika mereka bisa menekankan tiga aspek dari shalat itu sendiri yaitu :

Power of Fokus, Power of State dan Power behind Praying Words.

1. Power of Fokus
Mungkin ada sahabat yang mempertanyakan, kok ketika saya shalat malahan memikirkan hal yang lain. Kenapa yah kok ketika shalat saya malah mendapatkan banyak ide. Kenapa saya tidak bisa focus dalam shalat ?

Jika sahabat masih mengalami hal yang demikian. Mulai saat ini mari kita fokuskan shalat kita. Ternyata nabi kita Muhammad SAW telah memberikan cara focus dalam shalat loh. Seperti dalam bebera hadist yang mengatakan bahwa ketika shalat hendaknya seseorang berfokus kepada tempat sujudnya.

"Rasulullah tidak mengalihkan pandangannya dari tempat sujud (dalam shalatnya)" H.R. Baihaqi

Ternyata ketika kita sudah tahu focus dalam shalat berada dalam tempat sujud kita. Mulailah kita ketika sedang shalat untuk mencari satu titik di tempat sujud kita untuk sebagai tempat focus. Kalau menggunakan sajadah , para sahabat bisa mencari titik mana saja di bagian tempat sujud para sahabat.

Silakan konsentrasi dan tetap berfokus mata anda kepada tempat sujud anda, pada setiap gerakan shalat, kecuali ketika memasuki tahiyat akhir, ada beberapa riwayat dimana Rasulullah memindahkan focus matanya kepada jari telunjuk yang diacungkan ke depan.

Mengapa focus itu perlu dalam shalat?

Tentunya seperti dalam keadaan hypnosis. Diperlukan adanya kefokusan untuk membuat diri kita lebih mudah dalam menerima afirmasi / sugesti. Dengan para sahabat memfokuskan mata kepada tempat sujud, tentunya akan mempermudah informasi dan penghayatan shalat kedalam feel/perasaan anda sehingga mendapatkan kenikmatan shalat yang diinginkan

2. Power of State dan Tumma'ninah
Mungkin telah banyak ulama yang berkali kali mengemukakan pentingnya tuma'ninah. Tapi kenapa juga yah kok masih banyak yang tidak menyadarinya. Terutama ketika pada shalat tarawih. Jangankan untuk membaca bacaan ruku atau sujud. Sedemikian singkatnya hingga tuma'ninah saja tidak sempat.

Mengapa tuma'ninah itu menjadi salah satu kewajiban/rukun shalat. Kalau dalam tinjauan saya pribadi berdasar ilmu kekuatan Fikiran yang telah saya miliki, bahwasanya diperlukan jeda sejenak setiap gerakan shalat (state) sebelum menuju ke gerakan yang selanjutnya. Hal ini diperlukan dalam rangka mencapai keseimbangan dan merasakan dari suatu gerakan shalat /feeling of Praying state.

Tentunya para sahabat telah memahami betapa beda feel yang seseorang alami ketika sedang sujud dibandingkan ketika dia duduk. Nah ,tuma'ninah itu sendiri berguna supaya seseorang bisa merasakan feel dari sujud. Dimana ketika kita sedang sujud dan melakukan tuma'ninah maka feel merendahkan diri dihadapan Allah dalam fikiran kita pun barulah muncul. Nah sekarang bagaimana feel dari shalat mau kita dapatkan kalau tuma'ninah malah menjadi hal yang selalu diabaikan dari shalat kita. Sehingga ketika kita sudah memahami hal ini, semoga kita bisa bersama-sama memperbaiki shalat kita dengan mengedepankan tuma'ninah.

Yang harus diperhatikan lagi, untuk diluruskan bahwasanya bacaan ruku dan sujud itu adalah sunnah sedangkan Tuma'ninah adalah RUKUN. Sehingga kalau kita sedang shalat berjamaah dengan imam yang shalatnya menggunakan gigi 5, mungkin ada baiknya kita mengedepankan dalam rukuk dan sujud untuk melakukan tuma'ninah daripada bacaan shalat. Hal ini pun juga disepakati oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal selaku Ustadz Pengasuh Milist Pengusaha Muslim.

Cara Tuma'ninah bisa dilakukan dengan berhenti sejenak untuk merenungkan dan merasakan esensi gerakan shalat pada saat itu. Mungkin akan lebih efektif jika dikombinasikan dengan melakukan pernafasan perut yang membuat proses Tuma'ninah menjadi semakin santai dan semakin rileks sehingga proses perenungan akan cepat mendapatkan esensi dari gerakan shalat

Semoga dengan kita memperbaiki tuma'ninah kita, semoga feeling/ rasa/ kenikmatan dari setiap gerakan shalat bisa kita rasakan.

3. Power Behind Praying Words
Setelah kita mulai merasakan indahnya atau kenikmatan dari setiap gerakan shalat. Marilah kita mulai untuk merasakan indahnya makna dari setiap bacaan shalat.

- Niat :

Mari kita memulai shalat dengan niat yang baik. Segala sesuatu tentunya berawal dari niat. Ketika shalat kita telah diniatkan untuk Allah, pastinya akan mempermudah kekhusyukan kita beribadah kepadaNya. Inti dari Niat bukanlah dengan kata-kata "ushali fardlu ... " akan tetapi yang utama adalah ketika kita meniatkan kita memahami dan merasakan makna bahwa kita sedang memulai shalat kepada Allah SWT

- Surat Al Fatihah

Alangkah indahnya ketika kita mengerti bahasa Arab. Namun untuk para sahabat yang belum mengerti bahasa Arab, ketika kita mengucapkan atau mendengarkan surat Al Fatihah sambil mata kita terfokus dengan tempat sajadah, para sahabat bisa menghayati bahwasanya di dalam surat Alfatihah ada beberapa kandungan makna mendalam untuk setiap ayatnya

Yaitu dalam Lima ayat pertama adalah proses pendekatan kita kepada Allah. Dimana dalam Lima ayat pertama adalah proses kita memuji dan memuja kebesaran Allah. Melalui namanya, Melalui kebesarannya. Kalau dalam NLP, proses ini dinamakan Pacing kita kepada Allah SWT.

Sedangkan dalam dua ayat sisanya yaitu pada ayat ke Enam, "Ihdinassiratal Mustaqiim" dimana pada ayat itu kita memulai Leading, atau meminta pengharapan kepada Allah SWT,melalui permintaan kita untuk mendapatkan jalanan yang lurus yang kemudian dilanjutkan pada ayat ke Tujuh nya kita meminta untuk dihindari dari jalan yang sesat dan jalan yang tidak diridhai oleh Allah.

Untuk khusus kajian surat Alfatihah yang mendalam mungkin akan saya bahas dalam tulisan saya selanjutnya

- Surat Al Quran Pilihan

Ketika para sahabat sudah mengerti arti dari masing-masing ayat, alangkah indahnya ketika kita membaca atau mendengar membuat kita semakin hanyut dan memaknai kata setiap katanya.

Namun hendaknya ketika dalam berjamaah yaitu ketika imam membaca surat pilihan dan kita tidak mengerti maknanya hendaknya untuk tetap menyimak dan mendengarkan bacaan AlQuran tersebut. Hindarilah kita kemudian membaca surat tandingan yang kita hafal. Sebab dikhawatirkan malah merusak konsentrasi dari shalat kita sendiri nantinya

- Bacaan Ruku

Ruku adalah kondisi dimana kita membungkukkan badan seperti halnya orang jepang membungkukkan badan kepada orang yang mereka hormati.

Selain merasakan esensi penghormatan diri kita kepada Sang Pencipta, dalam proses rukuk sambil membaca bacaan Ruku dan tuma'ninah, dimana dalam bacaan tersebut kita sedang mengagungkan kebesaran Allah.

- Bacaan Itidal

Selesai kita ruku dan kembali berdiri sambil mengucapkan Sami Allahu liman hamidah . yang memiliki makna "Semoga Allah mendengar siapa yang memujiNya. Dimana ada proses pengharapan dari kita bahwa Allah mendengar pujian kita ketika tadi mengagungkan Nya dalam proses Rukuk.

Setelah tegak berdiri dan I'tidal disambung dengan pujian kembali Rabbana wa Lakal Hamd, (Rabbku dan segala puji bagiMu)

- Bacaan Sujud

Ketika kita meletakkan Tujuh anggota tubuh, Dahi dan Hidung, Dua telapak tangan, kedua lutut dan kedua kaki. Semoga dengan posisi sujud yang baik dan tepat, perlahan kita merasakan feeling dari sujud. Dimana pada posisi ini kita menyembah dan merendahkan diri di hadapan Allah. Meletakkan bagian mulia manusia bernama kepala kepada bagian terendah untuk disejajarkan dengan kaki di lantai. Nuansa kerendahan hati, nuansa kepasrahan semoga terasakan bagi kita yang melakukan sujud dengan kesungguhan dan bukan karena ketergesaan

Sambil merasakan kenyamanan sujud hendaknya kita memaknai bacaan sujud dimana pada saat itu kita Meninggikan posisi Allah di hadapan kita.

- Bacaan Duduk diantara dua sujud

Setelah bangun dari sujud , marilah kita berdoa dengan kesungguhan. Selesai merasakan indahnya sujud dengan kerendahan hati kita duduk untuk merenung dan berdoa kepada Allah untuk mengampuni dosa, menyayangi diri, mencukupkan hidup, meninggikan derajat, memberikan rizki, petunjuk, kesehatan dan ampunan dari dosa-dosa.

Ketika duduk diantara dua sujud adalah proses Leading setelah kita Pacing dengan Sang Pencipta. Proses pengharapan/permintaan setelah kita memuji dan memuja Allah dalam Sujud.

Semoga dengan doa yang terucapkan dan terhayati memudahkan doa tersebut dikabulkan oleh Allah

- Bacaan Tahiyat

Setelah menyelesaikan dua rakaat setelah sujud kedua, perlahan kita pun memasuki proses bacaan tahiyat. Dimana proses tahiyat adalah proses Penghormatan, pemuliaan kepada Allah. Dilanjutkan dengan pengharapan keselamatan dan pengucapan syahadat, dimana pada saat Tahiyat ini kita diminta untuk melakukan perbaruan syahadat kita. Memperbaiki keislaman kita. Dengan merenungi bahwa dengan memperbaiki niat dan mengikrarkan kembali keislaman kita yang memantapkan kita hidup dalam nuansa islam.

- Bacaan Salam

Selesai kita menunaikan shalat kita, kita menutup penghambaan kepada Allah dengan mendoakan keselamtan untuk yang ada di sebelah kanan dan sebelah kiri kita baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat semoga Rahmat Allah kepadanya. Penutupan shalat dengan salam, adalah wujud implikasi dan memiliki hakikat bahwasanya seseorang yang telah menunaikan shalat hendaknya membuat seseorang senantiasa memberikan kebaikan kepada orang lain dalam kehidupannya, mendoakan orang lain supaya berada dalam rahmat Allah SWT.

Ketiga kekuatan dalam shalat, : Kekuatan Fokus, Kekuatan Pemaknaan Gerakan Shalat& Tuma'ninah dan Kekuatan Pemaknaan Bacaan shalatlah yang ternyata membawa jutaan orang merasakan khusyuknya dan kenikmatan shalat.

Walaupun saya tidak selalu merasakan kenikmatan dalam setiap shalat yang dilakukan. Setidaknya dengan melakukan tiga tahap penghipnosisan diri dalam shalat,setidaknya membuat saya semakin dekat kepada Allah. Terutama kekuatan focus yang membuat saya semakin focus dengan tujuan kehidupan saya. Yang membuat saya semakin yakin dengan kebesaran Allah. Yang membuat saya terhipnosis dengan segala Kekuasaan Allah SWT. Alhamdulillah saya telah merasakan nikmatnya menghipnosis diri dengan shalat melalui cara yang saya bagikan diatas. Mungkin para sahabat ingin merasakannya juga tidak ada salahnya untuk mencoba

Sumber :  A.Setiawan ,CH, CM.NLP (Trainer and Therapist)

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
dunia dan ancaman kepunahan massal

masjid sejarah di pekanbaru : sumur tua yang misterius

pendapat paranormal indonesia tentang kasus hilangnya pesawat malaysia airlines

kisah penampakan wanita di tusuk sate jemursari

penjelasan fenomena telur berdiri di pontianak

heboh buah nangka mirip wajah manusia

misteri kota wali songo yang hilang di malaysia

noda yesus berharga 14 juta

kekuatan mistis gunung merapi

fenomena berburu hantu dengan fotografi

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Uji Nyali Gedung Lawang Sewu Semarang
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : informasipenting88@gmail.com
CopyLeft @ 2020, IndoSpiritual.com