Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Kliwon, 21 November 2019 (23 Rabiul Awwal 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Mengungkap Proses Mati Suri

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
mati suriHal yang paling menakutkan manusia adalah kematian karena datangnya kematian tidak pernah dipersiapkan. Setelah kematian, cerita hidup manusia tersebut berakhir, tapi ada beberapa orang yang masih bisa hidup setelah mengalami mati sejenak atau mati suri. Bagaimana orang-orang ini bisa bangun kembali dari mati suri semuanya masih misteri.

"Pengalaman mati suri memang tidak dapat disamakan dengan kematian yang sesungguhnya tetapi paling tidak dapat menguak sebagian misteri kematian dari orang-orang yang pernah menjelajah ke alam sana, apabila Anda mempercayai yang mereka alami," kata Psikolog Sosial Rubiana Soeboer seperti dilansir dari bukunya 'Mati Suri'.

Kasus-kasus kenapa orang yang sudah secara medis dinyatakan meninggal, kemudian dalam beberapa menit bisa hidup lagi adalah sesuatu yang sulit dijelaskan secara ilmiah.

Secara medis seperti dilansir mayoclinic proses kematian terjadi dimulai ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Lalu sel-sel di tubuh mulai mati satu per satu karena kekurangan oksigen. Jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.

Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Saat itulah orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi tatapan matanya kosong atau tidak melihat sekelilingnya.

Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh.

Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.

Karena jantung sudah tidak bekerja, maka otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati.

Banyak kasus ketika dokter mengatakan sang pasien sudah mati, rata-rata yang mengalami mati suri kembali terbangun dalam 5-20 menit. Kondisi yang sulit dijelaskan secara medis dan hanya satu kata yang cocok untuk menyebutnya sebagai sebuah 'keajaiban'.

Peneliti Amerika dan penulis buku-buku tentang pengalaman mendekati kematian (near death experience) PMH Atwater dalam kajiannya menyebutkan pengalaman mati suri tidak selamanya buruk bahkan lebih banyak yang menyenangkan.

"Fenomena ini memberikan kesempatan kepada mereka yang mengalaminya untuk meralat kesalahan yang pernah dilakukannya atau menyembuhkan kekosongan hidup yang dialaminya. Dalam beberapa hal pengalaman mati memberikan semangat untuk lebih santai, terbuka dan terus bertumbuh," kata Atwater.

Baik pengalaman yang menyenangkan maupun yang mengerikan saat mati suri, menurut Atwater adalah bagian dari berpindahnya kesadaran seseorang dari satu kesadaran menuju kesadaran yang lain.

Rata-rata orang yang mati suri mengalami perasaan bahwa jiwanya meninggalkan tubuhnya dan ia melayang-layang di atas kepala, lalu berjalan melalui ruang atau jalan kosong yang putih atau lorong yang gelap.

Dalam perjalananannya orang yang mati suri kerap bertemu dengan orang-orang yang disayangi atau keluarganya yang telah meninggal. Namun orang-orang tersebut memintanya untuk kembali dan mengatakan belum saatnya ia berada di dunia lain itu.

Faktor Pemicu Mati Suri

Sampai saat ini, baru sedikit yang dipahami para ahli mengenai fenomena mati suri. Meskipun kasusnya cukup banyak, mati suri sulit dibuktikan secara ilmiah karena banyak didasarkan pada pengalaman subyektif. Akhirnya, beberapa ilmuwan berusaha mengungkapkan teori-teori yang sekiranya dapat membantu memahami fenomena ini.

"Penolakan utama terhadap fenomena mati suri adalah karena orang-orang yang mengalaminya tidak benar-benar mati. Orang yang tidak pernah mengalami kematian tidak dapat menceritakan realitas sesungguhnya yang melampaui kematian," tulis Rubiana Soeboer, psikolog dalam bukunya yang berjudul 'Mati Suri'.

Lebih lanjut lagi, Rubiana menjelaskan bahwa beberapa ahli yang meyakini fenomena ini mengemukakan sejumlah argumen yang diduga dapat memicu mati suri, yaitu:

1. Mulai matinya fungsi otak

Mati suri dipahami sebagai sebuah rangkaian reaksi otak. Fenomena ini disebabkan karena transmitter saraf di otak menutup dan menciptakan ilusi yang yang menyenangkan.

Oleh karena itu, mati suri merupakan fungsi otak yang tengah menjalani proses kematian dan dialami oleh semua manusia. Itulah sebabnya orang yang mengalami mati suri secara garis besar mengalami pengalaman yang mirip.

2. Otak kekurangan oksigen

Mati suri juga disebut-sebut dapat disebabkan karena berkurangnya oksigen dalam otak atau terlalu banyak karbondioksida sehingga menyebabkan halusinasi.

Tetapi teori ini tidak dapat menjelaskan mengapa beberapa orang pasien dapat menceritakan secara utuh dan meyakinkan mengenai apa yang dialami selama mati suri.

Pada halusinasi, gambaran yang dilihat tidak sepenuhnya jelas dan berhubungan erat dengan depresi, kebingungan serta penyalahgunan obat. Sedangkan kebanyakan orang yang mengalami mati suri bukanlah orang yang memiliki gangguan kejiwaan.

3. Rangsangan pada salah satu bagian otak

Beberapa ciri mati suri dikenali mirip dengan epilepsi yang berhubungan dengan kerusakan area lobus temporal di otak. Hasil penelitian menemukan bahwa menstimulasi area ini akan menimbulkan pengalaman seperti mati suri, misalnya melihat masa lalu atau mengalami sensasi terlepas dari raga.

Beberapa orang yang mengalami mati suri juga diketahui menderita stroke atau memiliki tumor di area lobus temporal. Namun anehnya, stimulus pada bagian otak ini memunculkan emosi ketakutan dan kesedihan, sedangkan emosi yang muncul ketika mati suri terkadang adalah rasa damai dan bahagia.

4. Takut mati

Dari segi psikologi, fenomena mati suri bisa disebabkan akibat ketakutan yang muncul saat berhadapan dengan kematian. Ketakutan yang muncul berusaha digantikan oleh fantasi yang menyenangkan untuk melindungi diri sendiri. Orang-orang ini melakukan depersonalisasi, memisahkan diri dari tubuh fisik.

5. Ingatan akan kelahiran

Beberapa ilmuwan berpendapat mati suri justru sama sekali tidak berhubungan dengan kematian, melainkan dengan ingatan akan kelahiran.

Seorang bayi dilahirkan meninggalkan rahim melewati lorong cahaya yang memberikan cinta serta kehangatan. Apa yang terjadi ketika mati suri sebenarnya hanyalah ingatan yang disimpan mengenai kelahirannya.

Ciri-Ciri Orang Yang Mengalami Mati Suri

Orang yang mati suri terkadang sering dianggap sudah meninggal karena tak lagi bernapas, bahkan ada yang hampir dimakamkan. Lalu apa kriterianya seseorang dikatakan mati suri?

Ada berbagai definisi mati suri. Dr Jeffrey P. Long (Near-Death Experience Research Foundation, 1998) mendefinisikan mati suri sebagai sebuah pengalaman yang benar-benar hidup, yang berasosiasi dengan kesadaran subjek bahwa dirinya keluar dari tubuh fisiknya pada suatu waktu tertentu atau pada saat dirinya merasa terancam akan kematian yang menghampirinya.

Lommel dkk (The Lancet, 2001) mendefinisikan pengalaman mati suri sebagai ingatan akan keseluruhan kesan selama keadaan khusus, termasuk elemen-elemen yang spesifik seperti pengalaman keluar tubuh, perasaan yang menyenangkan, melihat sebuah terowongan, bertemu anggota keluarga yang telah meninggal atau mengalami tinjauan ulang atas kehidupannya.

Sedangkan mati klinis didefinisikan sebagai suatu periode ketidaksadaran yang disebabkan oleh tidak tercukupinya suplai darah ke otak karena sirkulasi darah yang tidak mencukupi, pernapasan atau keduanya.

"Secara medis tidak ada kriteria untuk mati suri, sama seperti orang yang meninggal. Denyut jantung berhenti, fungsi otak sudah tidak ada tanda-tanda aktivitas. Tapi pada orang mati suri bisa kembali normal," jelas Dr Manfaluthy Hakim, SpS(K) dari Departemen Neurologi FKUI saat berbincang dengan detikHealth.

Hasil-hasil studi menunjukkan lamanya waktu mati suri maupun tiadanya tanda-tanda kehidupan tidak berhubungan dengan kerusakan otak. Yang terjadi justru peningkatan kemampuan otak setelah seseorang mengalami mati suri.

Hasil studi menunjukkan bahwa rata-rata subjek yang mengalami mati suri kehilangan tanda-tanda kehidupan antara lima sampai dua puluh menit. Mati suri juga dapat terjadi dalam keadaaan seseorang tidak mendekati kematian. Apa yang membuatnya mengalami kejadian ini sampai saat ini belum diketahui.

Menurut International Association for Near-Death Studies, tidak ada pengalaman mati suri yang identik, namun berbagai pengalaman tersebut dapat menggambarkan suatu pola. Seseorang yang mati suri dapat mengalami satu atau lebih dari hal-hal berikut ini:

1. Perasaan bahwa dirinya meninggalkan tubuhnya dan melayang-layang di atas kepala. Ia kemudian dapat menggambarkan siapa berada di mana dan apa yang terjadi, kadang-kadang secara rinci.

2. Bergerak melalui ruang atau lorong yang gelap.

3. Mengalami emosi yang kuat secara intens, bervariasi dari rasa bahagia sampai teror.

4. Menjumpai cahaya. Biasanya digambarkan sebagai warna keemasan atau putih dan sangat memikat serta menyenangkan. Sebaliknya, stimulus yang sama juga dapat dirasakan sebagai refleksi dari api neraka.

5. Menerima beberapa variasi berita yang intinya: 'Ini belum waktumu'.

6. Bertemu orang-orang yang telah meninggal yang dikenal maupun tidak, makhluk-makhluk suci, entitas yang tak teridentifikasikan, makhluk-makhluk bercahaya, kadang-kadang simbol-simbol keagamaan sendiri atau agama lain.

7. Tinjauan ulang kehidupan, mengalami kembali apa yang pernah terjadi dalam hidupnya, kadang-kadang dari perspektif orang lain yang terlibat. Kesimpulan mengenai pentingnya hidup dan perubahan-perubahan apa yang dibutuhkan.

8. Memiliki rasa pemahaman terhadap segala sesuatu, mengetahui bagaimana semesta alam bekerja.

9. Mencapai suatu pembatas dalam rupa pagar, tebing, air, beberapa bentuk pembatas yang tidak boleh dilewati jika subjek mau hidup kembali.

10. Dalam beberapa kasus, memasuki sebuah kota atau perpustakaan.

11. Kasus yang jarang, menerima informasi yang tidak diketahui sebelumnya. Seperti anak yang diadopsi, orangtua asli yang tidak diketahui sebelumnya, saudara yang telah meninggal. Ibu yang melakukan aborsi dan dirahasiakan.

12. Keputusan untuk kembali, baik sukarela atau dipaksa. Jika sukarela biasanya berhubungan dengan tanggungjawab yang belum selesai.

13. Kembali pada tubuh fisik.



Sumber : detikhealth.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
sejarah mistis tokoh purwa jawa

partikel tuhan memunculkan isu kiamat

mitos gerhana matahari total dalam masyarakat china

leonardo da vinci ramalkan kiamat terjadi 1-11-4006

ini yang terjadi jika magnet bumi bertukar posisi

ditembak pemburu, 2 hari di kulkas, bebek mati hidup lagi

setelah dinyatakan meninggal "jenazah" mak yuyu hidup lagi

secara hukum fisika, hantu belum bisa dibuktikan

misteri gedung lawang sewu

wisata mistis di kapal pesiar

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Chris Angel Berjalan Diatas Air
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com