Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Minggu Legi, 17 November 2019 (19 Rabiul Awwal 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Mistik Batu Cinta Ratu Kidul di Pantai Parangkusumo

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 


Yogyakarta memiliki pantai yang terkenal bernama pantai parangkusomo yang terletak di bantul. Pantai parangkusumo selain menjadi destinasi wisata juga terkenal karena kisah mistis ratu kidul yang melegenda di Indonesia. Salah satu kisah tersebut adalah adanya batu keramat selo gilang.

Selo Gilang disebut sebagai tempat pertemuan antara pendiri dinasti Mataram Panembahan Senopati dengan penguasa pantai selatan Kanjeng Ratu Kidul. Dua buah batu itu juga sering disebut dengan 'Batu Cinta'.

Parangkusumo terletak tidak jauh dari kawasan Parangtritis. Tepatnya di sebelah barat atau sebelum masuk wilayah Pantai Parangtritis. Jarak dari Kota Yogyakarta menuju kawasan tersebut lebih kurang 30-an km.

Kawasan Parangkusumo lebih banyak dikenal sebagai tempat tujuan para peziarah terutama di bulan Sura berdasarkan kalender penanggalan Jawa. Sedangkan pada hari-hari biasa, kawasan itu ramai pengunjung pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon. Di sekitar kawasan itu, ada banyak penjual bunga setaman atau bunga tabur, dupa dan kemenyan.

Selain Pantai Parangkusumo, sebuah tempat yang dikenal sakral yang banyak di datangi peziarah adalah Cepuri Parangkusumo. Tempat itu, ada mitos yang dipercaya sebagai tempat pertemuan antara pendiri dinasti Mataram, Danang Sutawijaya yang kemudian bergelar Panembahan Senopati dengan penguasa pantai selatan, Kanjeng Ratu Kidul.

Di Cepuri Parangkusumo seluas lebih kurang 80 meter persegi yang dikelilingi tembok itu terdapat dua buah batu hitam besar. Dua buah batu besar itu merupakan tempat bertemunya Panembahan Senopati saat bertapa dengan Kanjeng Ratu Kidul yang kemudian terjadi kontrak perkawinan politik antara keduanya.

Kontrak politik dengan mitos adanya perkawinan antara Panembahan Senopati dengan Ratu Kidul yang kemudian diteruskan oleh raja-raja dinasti Mataram terutama Kasultanan Yogyakarta sampai sekarang. Sampai sekarang Keraton Yogyakarta selalu menggelar prosesi labuhan setiap tahunnya.

"Cepuri Parangkusumo itu dipercaya sebagai pintu gerbang menuju Keraton Kidul," ungkap Widodo salah satu juru kunci Cepuri Parangkusumo kepada detikTravel.

Dua buah batu gilang itu lanjut dia, dipercaya sebagai tempat duduk bertemunya
Panembahan Senopati dengan Kanjeng Ratu Kidul. Batu gilang yang berada di sisi utara adalah tempat duduk Panembahan Senopati. Sedangkan batu gilang satunya lagi yang lebih kecil berada di selatannya adalah tempat duduk Ratu Kidul.

Para peziarah dari berbagai daerah bila datang ke tempat ini biasanya berdoa atau tirakat di depan batu gilang tersebut. Mereka setelah itu kemudian menaburkan bunga setaman di kedua batu tersebut.

Menurutnya pada saat prosesi labuhan, setelah doa bersama di cepuri dilanjutkan dengan melarung berbagai sesaji ke pinggir Pantai Parangkusumo. Namun biasanya para peziarah cukup berdoa atau tirakat di cepuri saja.

"Paling ramai peziarah kalau malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon, hari biasa tidak terlalu ramai tapi juga banyak yang datang," katanya.

Selain Cepuri Parangkusumo di belakangnya atau di sebelah utara terdapat hamparan batu karang warna kecoklatan yang memanjang seperti ular raksasa. Batu karang yang dulunya adalah batuan aliran magma dari perut bumi itu sudah mengeras itu disebut Cepuri Parang Anom. Namun para peziarah lebih banyak berziarah di dua buah batu gilang yang ada di Cepuri Parangkusumo.

Sumber : detikTravel

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
pria berpakaian pink banyak rejekinya

navenna shine : tiru pertapa tak makan apapun selama 40 hari

kisah pulau ross yang angker di samudera hindia

bersiaplah menghadapi dampak terburuk ledakan matahari di 2012

heboh foto jesika bersama pocong

inilah metode pitagoras untuk memprediksi masa depan anda

heboh penemuan daun berlafal allah di jakarta barat

tips jitu mengatasi fobia takut terbang

tingkatan para wali dan karomahnya

antara moralitas, kesehatan dan panjang umur

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Penampakan Hantu di Morialta Falls Conservation Park, Australia
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com