Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Pahing, 19 September 2019 (19 Muharam 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
pelatihan seni penyembuhan

Nawala Aji Pratama : Bocah 6 Tahun Hafal Al Quran 30 Juz

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
bocah hafal quran

Di atas panggung Hafiz Quran, seorang bocah berbaju muslim hijau berlari kecil dengan senyum mengembang di bibirnya. Ia tertawa dan sesekali mengeluarkan celetukan kecil khas anak­anak. Tingkahnya mengundang tawa para penonton yang hadir di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah.

Bocah itu bernama Nawala Aji Pratama, usianya baru 6 tahun namun sudah hafal Juz 30. Bukan hanya itu, di balik kekurangannya menderita penglihatan rendah (low vision), Nawala tetap percaya diri tampil di hadapan puluhan penonton dan dewan juri.

Nawala adalah salah satu finalis acara Hafiz Quran yang ditayangkan Trans 7. Nawala menjadi istimewa karena kekurangannya yang justru menjadi kelebihan tersendiri. Low vision yang diderita karena turunan ini justru menjadi penyemangat dia untuk bisa menjadi seorang hafidz atau penghapal Alquran.

Muslim (32), ayah Nawala yang juga menderita low vision mengatakan awalnya dia dan istri tidak menyadari bakat Nawala ini. Di rumahnya di Desa Neuheun, Aceh Besar, Nawala tak berbeda dengan anak-anak seusianya yang gemar menonton film anak-anak Upin-Ipin. Nawala memiliki dua keping CD, satu film Upin-Ipin dan satu lagi CD murotal Alquran juz 30 dari seorang hafidz asal luar negeri bernama Muhammad Thaha.

Dua keping CD itulah yang selalu ditonton Nawala berulang-ulang. Hingga akhirnya Nawala hafal seluruh ayat yang ada di dalam CD tersebut.

"Saat dia sedang nonton Muhammad Thaha, saya tanya, 'Adek mau bisa ngaji seperti dia?' Terus dia langsung kasih jawaban yang bikin saya kaget. Katanya sudah bisa dan hafal," kata Muslim menceritakan dialognya dengan Nawala.

Muslim kemudian meminta Nawala membacakan ayat-ayat dalam CD tersebut. Subhanallah, Nawala sudah hapal dari surat An-Naas hingga Al-Ma'un.

Sejak saat itu, Muslim menyadari bakat anak tersayangnya menghapal Alquran. Hal tersebut sangat disyukuri oleh kedua orangtua Nawala, mengingat keterbatasan fisik yang dimiliki bocah yang lahir pada 5 Desember 2008 ini.

Muslim mengatakan keinginan Nawala menghapal justru datang dari dirinya sendiri, bukan dari kedua orangtuanya atau pihak lain.

"Kalau ditanya keinginan, malahan kami nggak tahu. Nawala sendiri yang tiba-tiba hafal. Kita tinggal meneruskan saja," kata Muslim sambil menggendong Nawala yang memainkan pistol air usai acara Hafidz Quran di TMII, Jakarta.

Nawala yang merupakan anak tunggal ini mulai mendengar ayat-ayat melalui CD sejak usia 4 tahun. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem setor hafalan. Setiap selesai salat Zuhur, biasanya Muslim meminta Nawala untuk mengulang hafalan surat.

Muslim sendiri bukan seorang hafiz. Dia sangat terharu saat mengetahui anaknya bisa menghafal juz 30 dan masih akan terus bertambah hingga bisa menghafal seluruh ayat dalam Alquran.

"Saya bukan hafiz, saya merasa kalau melihat Nawala seperti melihat saya kecil. Jadi ketika saya mengajarkan dia, ini seperti belajar untuk saya sendiri," ungkap Muslim.

Metode Menghafal

Ayah Nawala menceritakan metode yang dipakai anak tunggalnya ini untuk menghafal. Biasanya setelah salat Subuh, Muslim memberi target ayat yang harus dihafal hari itu. "Biasanya 5 sampai 15 ayat. Tergantung panjang­pendeknya," ucap Muslim.

Setelah diberikan target ayat yang harus dihafal, Nawala diberi kesempatan untuk mempelajari ayat­ayat tersebut. Sambil bersiap pergi ke sekolah, Nawala pun terus berlatih menghafal dibantu ibunya, Nur Fahmi (29).

"Saat pakai baju atau sarapan, uminya suka bantu dia menghafal," ucap Muslim.

Hafalan terus berlanjut saat di perjalanan menuju sekolah. Di atas sepeda motor yang dikendarai ibunya, selama 17 KM perjalanan, Nawala diperdengarkan rekaman suara murotal atau pengajian. Jadi, bukan suara kebisingan jalan yang didengar Nawala, melainkan Alquran

Pulang sekolah, hafalan yang telah dilakukan Nawala, kemudian dicek oleh Nur Fahmi hingga menjelang Maghrib. Usai salat Maghrib, waktunya Nawala menyetor hapalan yang diberikan kepada sang ayah. Saat itu, seluruh target yang diminta saat subuh tadi harus sudah terpenuhi.

Tak jarang, Muslim memberikan bonus pada Nawala jika hafalan yang dilakukan Nawala melebihi target. Bonus biasanya berupa makanan kesukaan Nawala. "Susu atau dia kalau buah itu sukanya rambutan," ujar Muslim.

Meski memiliki target hafalan setiap hari, Nawala tidak merasa terbebani. Bahkan ayahnya sering memasukan materi hafalan saat Nawala lapar. Misalnya saat lapar biasanya Nawala meminta makan, sebelum makan Nawala biasanya setor hafalan surat. Ini diyakini Muslim bisa membuat Nawala cepat menghafal.

"Ketika dia berhasil menghafal saat lapar, insya Allah hafalan itu akan tetap melekat. Saya sudah cek di beberapa surah yang dia hafal," ujar Muslim.

Menurut Muslim, Nawala merupakan tipe penghapal 36. "Kenapa 36? Kalau kita minta hari ini hafal 6 ayat, dia minta 3 jajan. 3 jajan untuk 6 ayat. Maka saya bilang Tipe 36," jelas Muslim sambil tertawa kecil.

Muslim juga menceritakan kisah unik soal keinginan Nawala untuk memegang langit. Waktu itu saat Nawala terpilih menjadi peserta Hafiz Quran, dia dan keluarganya naik pesawat ke Jakarta.

"Dia dulu suka tanya, langit itu tinggi enggak sih? Kita bikin tangga yuk mau pegang langit," cerita Muslim.

"Dia itu kalau barang selalu dia raba itu baru dia tahu ini gajah, ini apa. Dia ingin tahu langit itu seperti apa, dia ingin lihat dan pegang langit. Makanya waktu naik pesawat, dia mau buka jendela mau pegang langit. tapi kan enggak bisa dibuka yah," tambah Muslim sambil tertawa.

Kini Muslim terus melatih kemampuan Nawala menghafal Alquran. Meskipun Muslim sendiri bukan seorang hafiz tapi itu bukan halangan baginya untuk menjadikan anak kesayangannya sebagai hafiz quran.

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
pakar metafisika : indonesia harus ganti nama

sifat seseorang berdasarkan tanggal lahir dan surat al quran

gempa yogya: antara keris, wangsit dan sunan cirebon

kisah mistis empire state building dan golden gate amerika

hotel stanley di as punya ahli medium untuk bicara dengan hantu

tuah sumur keramat petilasan majapahit

heboh penampakan kuntilanak di mamuju sulawesi

kucing paling berisik di dunia

karomah sumber mata air sunan kalijaga

mimpi ditinggal kekasih. apa maknanya?

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Alia Sabur : Profesor Termuda di Dunia
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com