Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Rabu Pahing, 26 Juni 2019 (22 Syawal 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 fakta menarik mengenai mimpi

 tips diet berdasarkan golongan darah

 manfaat air kelapa untuk kecantikan dan kesehatan

 kisah mustika kelapa hajar aswad

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Pengobatan Tuli Secara Permanen Telah Ditemukan

by : Indospiritual
Kategori : Kesehatan
 
Para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk masalah ketulian permanen. Obat tersebut kabarnya dapat merangsang telinga bagian dalam.

Obat, dengan nama kode LY411575, ini dapat memicu regenerasi sel-sel rambut sensori. Mengembalikan sel-sel rambut sensori yang rusak akibat beberapa faktor, seperti suara keras, infeksi, dan obat-obatan beracun, bukan pekerjaan yang mudah.

Dalam penelitian kali ini, para ilmuwan berhasil mengembangkan obat untuk menyembuhkan kerusakan yang disebabkan oleh suara keras pada tikus. Meskipun penelitian ini masih terbilang awal, mereka percaya bahwa itu bisa mengarah pada pengobatan yang efektif pada manusia.

Rambut sensorik kecil di koklea sangat penting untuk mendengar. Getaran suara ditransfer dari gendang telinga yang kemudian menggerakkan sel-sel rambut dan menyebabkan pesan saraf ditembakkan ke otak. Tanpa sel-sel rambut itu, jalur pendengaran terblokir dan tidak ada sinyal yang diterima oleh pusat pendengaran otak.

Sementara burung dan ikan mampu meregenerasi sel-sel rambut di telinga, mamalia tidak. Oleh karenanya, pendekatan baru melibatkan pemrograman ulang sel-sel telinga bagian dalam dengan menghambat protein yang disebut Notch.

Penelitian laboratorium sebelumnya telah menunjukkan bahwa sinyal Notch membantu mencegah sel-sel induk dalam koklea mengubah diri menjadi sel-sel rambut sensorik baru. Nah, obat LY411575 ini dapat menekan Notch.

Gangguan pendengaran merupakan masalah yang mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia

"Kami menemukan bahwa sel-sel rambut dapat diregenerasi dari sel-sel sekitarnya di koklea," kata peneliti utama, Dr Albert Edge, dari Harvard Medical School di Amerika Serikat, seperti dilansir Daily Mail (9/1).

Gangguan pendengaran sendiri merupakan masalah yang telah mempengaruhi 250 juta di seluruh dunia.

Sumber : merdeka.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
mengobati batuk secara alami

ini dia teh yang bisa bantu orang berhenti merokok

kelebihan berat badan tidak membahayakan hidup

kiat puasa bagi pasien lansia

dahsyatnya khasiat ubi jalar merah

herbal kayu manis bisa menunda pikun

ingin bugar? cobalah mandi kembang

bekam : pengobatan alternatif usir penyakit

pengobatan dengan batu permata

kotoran kucing, obat kanker alternatif di masa depan

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Pianis Buta Usia Lima Tahun : Jenius!
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]




Vemale.com: Wanita Indonesia | Zodiak | Keluarga | Kesehatan | Kisah nyata



loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com