Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Rabu Pahing, 13 November 2019 (15 Rabiul Awwal 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi otak untuk dewasa

Ratusan Orang Berebut Air Kurasan Gentong Makam Imogiri

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 

Ratusan warga Yogyakarta berebut air sisa kurasan enceh (gentong) di Puralaya kompleks makam raja-raja Mataram di Pajimatan, Imogiri, Bantul. Mereka pecaya air itu mendatang berkah, dan menyembuhkan penyakit.

Ritual menguras enceh ini memang selalu dilakukan setiap tahun, tepatnya setiap hari Jumat Kliwon di Bulan Sura. Berdasarkan penanggalan Jawa, upacara tersebut jatuh pada hari ini, Jumat (2/2/2007). Upacara digelar di depan pintu masuk makam Raja Sultan Agung.

Prosesi nguras enceh dimulai pukul 09.00 WIB. Acara dibuka dengan kenduri dan pembacaan doa bersama yang dipimpin sesepuh jurukunci Puralaya Imogiri.

Acara kemudian dilanjutkan pencucian empat enceh Nyai Danumurti, Kyai Danumaya, Kyai Mendung dan Nyai Siyem. Proses pencucian ini juga diawali dengan doa bersama di hadapan keempat enceh yang terletak di depan gerbang makam Sultan Agung.

Abdi dalem Kraton Surakarta melakukan ritual di depan enceh Kyai Mendung yang berasal dari Ngerum (Romawi) dan enceh Nyai Siyem (Siam). Sedang abdi dalem Ngayogyakarta bertugas membersihkan enceh Kyai Danumurti dan enceh Kyai Danumaya yang berasa dari Palembang.

Usai pembacaan doa, para abdi dalem Surakarta terlebih dahulu mengisi dua
buah enceh Kyai Mendung dan Nyai Siam. Setengah jam berikutnya, para abdi
dalem Ngayogyakarto mengisi enceh Kyai Danumaya dan Nyai Danumurti. Air yang melebur dari enceh itulah yang kemudian diperebutkan warga.

Banyak warga yang langsung mengusap tangan di badan enceh kemudian mengelap di kening, kepala dan tengkuk. Sebagian lagi memasukannya ke dalam botol bekas air minum untuk dibawapulang. Tapi banyak pula yang langsung meminumnya, padahal air tersebut masih mentah.

"Yang percaya, air ini dapat menyembuhkan penyakit dan tolak bala (bahaya)," kata Ny Marto Sudirjo (70) warga Kotagede Yogyakarta.

Salah seorang abdi dalem Puralaya Sultan Agung Hanyokrokusumo, KRT Suryonegoro kepada detikcom mengatakan, prosesi menguras atau
membersihkan enceh ini dilakukan sejak Kamis (1/1/2007) malam.

Pada pagi harinya, dilakukan pengisian kembali enceh dengan air yang diambil dari mata air Bengkung, Dlingo, sekitar 6 kilometer arah timur makam Imogiri.

Yang diperebutkan warga adalah air sisa kurasan yang telah bercampur
dengan yang diambil dari mata air. Dulu keempat enceh itu berfungsi
sebagai tempat wudhu.

"Namun dalam perkembangan, banyak orang percaya air itu mendatangkan berkah bagi yang meminum atau memiliki," katanya.

Seluruh rangkaian prosesi upacara tetap sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaanya hanya pada kondisi bangunan saja. Tembok-tembok bangunan makam yang runtuh akibat gempa pada 27 Mei 2006 lalu masih dibiarkan begitu saja.

Tembok dan pintu gerbang makam Raja Sultan Agung yang runtuh dibiarkan teronggok di depan pintu masuk. Hanya dua buah daun pintu kayu
jati makam yang sengaja diamankan oleh abdi dalem.

Demikian pula reruntuhan tembok makam kompleks makam Kasunanan Surakarta
dan Kasultanan Ngayogyakarta. Beberapa tembok bangunan yang miring hanya ditopang dengan bambu dan kayu. Sedang tembok dan pintu yang rusak sebagian besar ditutup dengan seng.

Sumber : detik.com



 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
peruntungan shio anda di tahun 2010 (bag.2)

pohon ketos : jadi kaya dengan pesugihan tuyul

heboh foto jesika bersama pocong

bayi montok 6,9 kg, pecahkan rekor muri

heboh pohon pisang beranak di kediri

rumah hantu paling seram di amerika

gambar raksasa telanjang bikin perempuan subur

telur ayam berlafal allah disimpan 2 tahun tidak busuk

ilmu pengetahuan modern ungkap keajaiban alquran

ilmuwan terus menelusuri keberadaan makhluk asing

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Kumpulan Video Penampakan Hantu
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com