Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Kamis Legi, 20 Februari 2020 (25 Jumadil Tsani 1441H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 membaca pikiran lewat mata

 riwayat hotel paling angker sedunia

 membaca romantisme seseorang lewat zodiak

 tips menjinakkan kekuatan jahat dalam benda pusaka

 fakta menarik mengenai mimpi



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Satrio Piningit dan Fenomena Meletusnya Gunung di Indonesia

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
satria piningit

Gunung Kelud meletus. Batu, kerikil, dan debu terlontar ke udara. Di balik duka melihat saudara-saudara kita panik mengungsi, terbetik sebuah harapan membaca tanda. Bakal datang pemimpin baru berwatak ksatria atau menyerupai pendeta. Mirip Jayabaya yang sidik paningale meramal zaman hari depan, atau Tunggul Wulung yang berani menjaga kedaulatan negeri.

Jagad api terus bergolak. Setelah Gunung Sinabung sekian lama, kini Gunung Kelud yang ada di Blitar-Kediri, Jawa Timur menunjukkan keperkasaannya. Gunung-gunung yang lain rasanya akan menyusul, karena tercatat 22 gunung berapi di negeri ini sekarang berstatus awas dan waspada.

Gunung meletus taklah selalu ditafsir bencana. Dalam kosmologi Jawa disebut, bahwa reaksi giri sebagai pertanda, bahwa jagad manusia akan berubah. Suksesi memang pasti terjadi karena SBY sudah dua periode, tetapi gunung bergantian bergolak sebagai tengara, simbol dari identifikasi pemimpin yang kelak akan datang.

Penungguan sosok pemimpin yang bakal datang itu umum disebut sebagai menunggu datangnya Satrio Piningit. Satria yang diharap-harap mampu menyudahi batin rakyat yang resah dan gelisah melihat jalannya negara, dan tindak pemimpin yang tidak amanah. Maka jika meletusnya Gunung Kelud diasumsikan seperti itu, selain sebagai tengara datangnya pemimpin baru, juga dimaknai sebagai reaksi kemarahan terhadap zaman yang terjadi. Mirip letusan gunung ini di tahun 1966 sehabis pemberontakan PKI.

Dalam peta mistik, setiap letusan gunung itu sama sebagai pemberi tengara. Perbedaannya hanya fundamental pesan yang dibawa. Gunung Merapi memberi sinyal akan terjadinya suksesi pucuk pimpinan negeri, tetapi kurang spesifik memberi gambaran siapa yang akan mengambil posisi sebagai Satrio Piningit yang kelak tampil sebagai Satrio Pinilih. Pemimpin yang terpilih. Itu karena gunung ini dianggap sebagai representasi manjing (menyatunya) trah Mataram yang terbelah. Secara metafisika sebagai boyong praja, tanpa mengenal proletar atau borjuis yang eksodus ke dalam alam adi-kodrati. Maka di gunung ini pemangkunya disebut sebagai Kiai Sapujagad, juga ada ‘pasar setan’ yang khas rakyat jelata.

Gunung Kelud tidak seperti itu. Gunung ini dengan sangat detil memberi gambaran sosok yang akan datang memimpin. Ada dua tokoh yang dipercaya sebagai ‘pemilik’ gunung ini. Dia adalah Senopati Tunggul Wulung, juga Sri Aji Jayabaya. Jika Tunggul Wulung berwatak ksatria yang berani bertaruh nyawa demi negeri yang dicinta, maka Sri Aji Jayabaya adalah raja cerdas berwatak Wisnu. Tahu segala yang belum terjadi, dan ahli strategi dalam menyatukan negeri.

Adakah dengan begitu Satrio Piningit yang bakal hadir sebagai Satrio Pinilih nanti berasal dari tentara? Ataukah datang dari manusia yang mempunyai keluhuran budi demi perbaikan negeri? Kendati dua-duanya sama baik seperti makna tersirat dari gejolak letusan Gunung Kelud, tetapi masih ada pertanda lain yang perlu ditunggu. Itu adalah reaksi gunung lain yang diramal bakal menyusul.

Gunung-gunung yang letusannya akan menegaskan dari mana Satrio Piningit yang ditunggu berasal, terletak pada Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Jika Gunung Bromo yang membuat panik akibat letusannya, maka ditafsir Satrio Piningit yang datang nanti adalah tipe ksatria. Dia bisa berasal dari tentara, atau manusia yang berwatak seperti itu. Mitos Joko Seger dan Roro Anteng di Suku Tengger adalah sketsa yang mengasumsi itu. Dan dari mitos ini pula acap letusan Gunung Bromo disebut sebagai penggembira. Meletus sendirian tidak ditafsirkan sebagai tengara perubahan tata hidup negara dan penguasanya.

Namun kalau Gunung Semeru yang akan menyusul haru-biru akibat meletusnya banyak gunung di Indonesia, itu sebagai penegasan, bahwa Satrio Piningit itu berasal dari sipil yang berwatak pendeta. Manusia yang punya keluhuran budi, menjadi Satrio Piningit yang sedang ditunggu, dan diramal muncul sebagai pemenang untuk menempatkan diri sebagai Satrio Pinilih.

Sebab dalam pandangan mistik, Gunung Semeru adalah ‘gunung tua’ yang disakralkan, representasi dari Mahameru sebagai paku bumi Pulau Jawa. Itu tersurat dalam Tantu Panggelaran, kitab kuno yang berasal dari Kerajaan Singasari. Kitab ini membabar terbentuknya Pulau Jawa, sejarah kejadian, dan tahta yang bersifat Kadewatan.

Tokoh yang dianggap ‘manjing’ dalam gunung ini pun luar biasa. Dia adalah Semar yang diyakini sebagai jatidiri orang Jawa. Semar adalah simbol keluhuran budi, kesederhanaan manusia, tetapi juga lambang sakti. Adakah Gunung Bromo yang akan menyusul meletus? Ataukah justru Gunung Semeru yang mendahului? Kita tinggal menunggu itu untuk mencocokkan semuanya.

Benarkah akan terjadi seperti itu? Namanya saja pendekatan budaya, maka kendati sering benar, tetapi ini adalah ‘otak-atik gathuk’ yang lahir dari ‘ilmu titen’, yang dulu menjadi sumber inspirasi nenek-moyang dalam melihat zaman yang belum terjadi.

Sumber : Djoko Suud Sukahar - detikNews

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
sensasi mistis kastil edinburg skotlandia

wahana rumah hantu terbesar sedunia ada di jepang

redupnya tradisi menghitung hari pasaran

10 negara terbanyak dalam hal laporan ufo

ruby si peramal cilik

ramalan indonesia 2013 versi ki kusumo

mitos gerhana matahari total dalam masyarakat china

kebaikan adalah obat mujarab

memahami bahasa tubuh manusia

batu aneh seberat 5 kg mengapung di air

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Sulap Manusia Muncul dari Pasir Pantai
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]


loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2020, IndoSpiritual.com