Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Senin Pahing, 22 April 2019 (16 Sya'ban 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 fakta menarik mengenai mimpi

 tips diet berdasarkan golongan darah

 manfaat air kelapa untuk kecantikan dan kesehatan

 kisah mustika kelapa hajar aswad

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Aktivasi Batu Permata

Tasbih Terpanjang di Dunia 38 Meter dan Berusia 350 Tahun

by : Indospiritual
Kategori : Umum
 
tasbih terbesar di duniaTasbih yang disebut-sebut terbesar dan terpanjang di dunia berada di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat.

Tasbih sepanjang 38 meter dan berusia lebih dari 350 tahun atau tepatnya 352 tahun lebih itu kerap digunakan warga selama Ramadan untuk berzikir bersama di Masjid Nur Hidayah, Kecamatan Binuang. Ada 33 ribu buah manjakani yang disambung menggunakan tali.

Menurut informasi yang beredar di warga, tasbih tersebut kali pertama dibawa oleh Ustadz Abdul Kadir dari tanah Arab. Abdul Kadir merupakan orang yang pertama menyebarkan Islam di Mandar.

Dulunya, tasbih itu juga digunakan untuk berzikir di acara khataman Alquran, maulid, dan tahlilan. Namun, untuk menjaga agar benda bersejarah tersebut tidak cepat rusak, saat ini tasbih hanya digunakan saat Ramadan saja.

Diperkirakan, tasbih tersebut merupakan yang terpanjang dan terbesar di dunia.

Petugas Balai Sejarah dan Benda Purbakala sudah beberapa kali meminta ahar benda tersebut dimasukkan ke museum. Namun, pewaris tunggal tasbih tersebut, Muslimin, enggan memenuhi permintaan tersebut. Alasannya, tasbih itu lebih bermanfaat bila berada di tengah masyarakat.

Sayangnya, beberapa tahun terahkir banyak biji tasbih yang sudah rusak dimakan usia. Untuk mengganti biji-biji tasbih yang rusak dan hilang, sang pemilik terpaksa memesan kayu khusus yang didatangkan dari Mesir.

Tasbih sepanjang 38 meter dan berisi 3.300 butir biji manjakani kini menjadi salah satu cagar budaya di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.  Meski usianya diperkirakan sudah berumur 352 tahun, hingga kini tasbih tersebut masih terpelihara dengan baik. Agar benda sejarah ini tak cepat rusak, tasbih yang biasanya dipakai pada setiap upacara mulai dari khataman, maulid nabi, akikah, khitanan hingga pesta kematian itu kini hanya dikeluarkan pada bulan Ramadan saja.

"Untuk memperpanjang umur tasbih ini kita hanya mengeluarkannya pada bulan Ramadan saja," ujar Muslimin, salah satu cucu keturunan Abdul Kadir yang kini bertangggungjawab merawat dan memeliharanya.

Pada bulan puasa kali ini, tasbih peninggalan Abdul Kadir, ulama penyebar Islam di tanah Mandar itu kini dikeluarkan lagi. Jamaah Masjid Nurul Hidayah Kecamatan Binuang akan memakainya untuk berzikir seusai shalat lima waktu dan shalat tarawih berjamaah selama Ramadan.

Biasanya, sambil duduk melingkar, para jamaah ini melafalkan kalimat "la ilaha illallah" hingga 3.300 kali atau sebanyak biji tasbih ini. Tak hanya orang tua, anak-anak dan kalangan remaja pun turut berzikir bersama. Konon jika berzikir berjamaah seperti ini, Tuhan Yang Maha Esa akan menurunkan berkah dan keselamatan bagi warga kampung.

Dalam sejarahnya, Ulama Abdul Kadir dikenal sebagai sosok ulama kharismatik. Selain meninggalkan ribuan pengikut, tasbih dari biji manjakani ini juga menjadi peninggalannya. Konon, Abdul Kadir bersama sejumlah tokoh ulama lainnya, seperti Imam Lapeo mengembangkan Islam hingga menjangkau Sulawesi Barat dan sekitarnya.

Menurut Muslimin, tasbih ini dibuat oleh Abdul Kadir saat pertama kali menyebarkan Islam di Kerajaan Binuang sekitar 350 tahun lalu.
Sepeninggal Abdul Kadir, tasbih ini kini dimiliki dan dirawat secara turun-temurun oleh anak cucunya. Di zaman penjajahan Belanda, lanjut Muslimin, benda sejarah ini pernah ditanamkan di dalam tanah karena takut diambil penjajah Belanda.

Petugas Balai Sejarah dan Benda Purbakala sebenarnya sudah meminta Muslimin menyerahkan tasbihnya untuk disimpan di museum, namun dia menolaknya karena setiap tahun tasbih ini selalu dipakai oleh jamaah di bulan Ramadan.

Sayangnya, biji tasbih yang didatangkan langsung oleh Abdul Kadir dari Mekah itu kini sebagian telah hilang dicuri orang. Agar jumlah bijinya tetap 3.300, sebagian biji tasbih yang mungkin terpanjang di indonesia ini sudah diganti dengan biji dari kayu khusus yang ukurannya sama dengan biji aslinya.

Sumber : okezone

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
pria berpakaian pink banyak rejekinya

heboh buah nangka mirip wajah manusia

ramalan percintaan 2012 menurut zodiak

keangkeran gunung raung

7 jalanan angker di luar negeri

walisongo : tokoh penyebar agama islam nusantara

ilmuwan yakin ada potensi kehidupan di planet lain

mengenal tradisi imlek dan mitosnya

mengenal tradisi voodo di afrika barat

kecerdasan spiritual orang indigo

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Manusia Kalkulator
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com