Primbon, Mistik, Klenik, Paranomal, Metafisika
Pendulum Audio Pembangkit Energi Metafisika
Metode Alternatif Tambah Tinggi Badan Rajah Penakluk Sukma
Super Hipnotis Modern : Pengaruhi Orang Jarak Jauh Audio Zikir Menetralisir Energi Negatif
Paket Belajar Hipnotis Audio Pembangkit Energi Metafisika
Pendulum Ajaib untuk Deteksi Berbagai Hal Tasbih Nur Karomah
Software Pemusnah Santet Rahasia Dahsyat Kunci Kekayaan Agung
Nomor Handphone Pendongkrak HOKI VCD : Senam Praktis Penyembuh Sgl Penyakit
ilmu tenaga dalam kalung penyembuh penyakit
 
Senin Pon, 17 Juni 2019 (13 Syawal 1440H)   

[ ADS ]
bisnis crypto
[ KEILMUAN ]

menaklukan pelaku ilmu gendam

agar lolos dari pemeriksaan oknum aparat

asma patirasa

rajah ilmu menghilang

asmak getak ambyak

doa pegangan para pemimpin

menundukan masyarakat di suatu daerah

khasiat hizib nasr




[ ARTIKEL ]

 fakta menarik mengenai mimpi

 tips diet berdasarkan golongan darah

 manfaat air kelapa untuk kecantikan dan kesehatan

 kisah mustika kelapa hajar aswad

 panjang umur dengan ramuan cokelat dan zink



[ TEROPONG ]
Tafsir Mimpi
Kedutan
[ MENU ]
JOIN NOW
LOGIN
Konsultasi Spiritual


Home > Artikel > Detail
Pelatihan Inti Energi dan cupu besi kursani

Wagini Si Anak Genderuwo

by : Indospiritual
Kategori : Tokoh
 

Sisa-sisa mistisisme memang masih lekat dengan sebagian penduduk Indonesia. Tak terkecuali bagi masyarakat Abangan di Jawa. Kemarin, di situs sosial berbagi video (youtube) sempat ramai digunjing sebuah potongan video tayangan Bukan Empat Mata di stasiun televisi nasional Trans 7 pada 10 Mei 2013 lalu dengan segmen Wagini si anak genderuwo.

Eyang Ratih merupakan orang yang paling berjasa dalam kehidupan Wagini (29) anak genderuwo. Sejak usia 13 tahun Wagini dirawat dengan penuh perhatian dan kasih sayang oleh Eyang Ratih.

Pertama kali bertemu di Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Eyang Ratih sudah merasakan jika Wagini anak baik, meski wujud fisiknya agak menakutkan. Wagini yang hidup sebatang kara membuat Eyang Ratih semakin iba melihatnya.

"Wagini tak minta dilahirkan buruk rupa. Dari kecil dia kurang kasih sayang orangtuanya. Wagini anak baik, halus dan tak neko-neko," kata Eyang Ratih kepada merdeka.com.

Selama hampir 16 tahun mengasuh Wagini, Eyang Ratih tentu hafal betul kebiasaan, tingkah laku anak yang ibunya kembang desa itu. Eyang Ratih mengaku tidak keberatan, karena dia menganggap Wagini adalah titipan.

Wagini kini berani tampil di hadapan publik ditemani pendampingnya, Eyang Ratih. Wagini ini yang disebut-sebut sebagai anak genderuwo ini tinggal di Alas Purwo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Konon kabarnya pada 1980 Ibu Wagini sempat disetubuhi oleh genderuwo yang berubah menyerupai suami. Lalu benarkah genderuwo bisa melakukan itu?

Seorang Antropolog Amerika, Clifford Geertz pernah menulis tentang genderuwo dalam buku berjudul: The Religion of Java yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan judul: Agama Jawa (Abangan, Santri dan Priyayi dalam Kebudayaan Jawa). Dalam buku itu Geertz bersua dengan seorang pemuda di Mojokuto, sebuah kota kecil di Jawa Timur.

Di Mojokuto, kata Geertz, pemuda itu bercerita tentang tiga jenis mahluk halus utama yang dipercayai oleh warga: jenis memedi (yang secara harfiah berarti menakut-nakuti), lelembut (mahluk halus) dan tuyul. Memedi ini biasanya hanya mengganggu, menakuti, dan tidak menimbulkan kerusakan serius.

Memedi laki-laki disebut sebagai genderuwo, sedangkan perempuan disebut wewe (wewe kawin dengan genderuwo, karena itu wewe selalu terlihat menggendong anak kecil dengan selendang di pinggang sebagaimana ibu-ibu manusia).

Seperti apa penampakan genderuwo ini? Menurut Geertz, genderuwo pada umumnya lebih senang bermain-main dari pada menyakiti. Mereka juga jail dengan manusia. Misalnya menepuk pantat perempuan, memindah pakaian seseorang dari rumah dan melempar ke kali, melempar atap rumah dengan batu sepanjang malam atau melompat di sebatang pohon dengan wujud besar berwarna hitam dan sebagainya.

Geertz berkisah tentang Paidin yang jatuh dari jembatan ketika berjalan. Paidin tahu bahwa genderuwo yang melempar dia jatuh ke air karena ketika jatuh genderuwo itu membelenggu tangannya ke belakang dan berbicara padanya dari belakang dalam bahasa sastra Jawa klasik. Menurut Paidin, genderuwo selalu berbicara dengan kata-kata kuno.

Meski genderuwo ini senang lelucon, tapi bukan berarti dia tidak bahaya. Sering kali dia keluar dengan wujud orang tua, kakek, anak, atau saudara kandung sambil berkata:"Hei ayo ikut aku". Kalau orang mengikuti ajakannya, maka dia tidak akan terlihat. Bila demikian, maka keluarga di rumah akan terus mencari sambil memukuli panci, arit, pacul dan sebagainya.

Hal itu dilakukan untuk membuat gaduh. Genderuwo bisa terganggu dengan keributan itu. Korban penculikan genderuwo ini biasanya anak-anak kecil. Karena terganggu itu, genderuwo akan membawakan makanan untuk korban. Bila dimakan, maka anak itu bakal lenyap selamanya. Tapi kalau menolak, maka dia bakal selamat.

Bahkan, kadang-kadang genderuwo berbuat melewati batas. Menurut Geertz, genderuwo menyamar sebagai suami seorang perempuan lalu tidur dengan perempuan itu. Tentu saja itu tanpa sepengetahuan perempuan itu. Bila itu terjadi, maka perempuan bakal hamil, dan lahirlah anak genderuwo yang menyerupai raksasa.

Di Mojokuto, kata Geertz, pernah ada anak genderuwo ini lahir. Anaknya berbadan besar, hitam dengan bentuk aneh. Dia hanya hidup sampai 16 tahun, lalu meninggal. Meski pada dasarnya genderuwo itu baik, namun dia bisa juga tersinggung bila digunjing.

Namun Guru Besar dari Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Bali, Wimpie Pangkahila ini menyangkal soal cerita anak genderuwo ini. Menurut dia, tidak mungkin ada anak genderuwo, buah hubungan percintaan antara manusia dengan genderuwo.

"Kalau orang mirip genderuwo iya. Saya kira berita itu tidak benar, itu pembodohan. Kalau memang dianggap anak tidak wajar, kurang gizi atau ada kelainan, mestinya dikonsultasikan dulu ke tenaga ahli biar diketahui penyebabnya apa. Sehingga diketahui jenis kelainannya dan segera mendapat perawatan medis," ujarnya.

Bagaimana menurut anda?

Sumber : merdeka.com

 
KOMENTAR ANDA :




ARTIKEL LAINNYA
singh : jago meramal lewat kotoran manusia

pria india berjari paling banyak

mbah idris kauman wonosobo, sosok pejuang kemerdekaan indonesia

kisah kewalian syekh magelung sakti

ponimin : kandidat kuat juru kunci gunung merapi yang baru

kisah marissa jefrina yang mampu meramal usai mengalami koma

michelle : wanita vampir asal california

kisah tabib sakti di tiongkok

matthieu ricard : menjadi orang paling bahagia sedunia dengan meditasi

mengenal wong fei hung : ulama, pendekar dan tabib

 
 
 
VIDEO MISTERI PILIHAN
Chris Angel Terbang di Udara
 


[ ADS ]
[ PRODUK ]

metode astral projection anti gagal

kumpulan audio hipnoterapi

program pembangkitan ilmu tenaga dalam

pagar gaib mobil

tasbih kayu kokka asli

metode alternatif menambah tinggi badan secara alami



[ PENCARIAN ]

Kata yang dicari



di



[ NETWORK ]






loading...

Email : support@indospiritual.com SMS CENTRE : 0813-8698-9797 (Sabtu/Minggu/Hari Besar Libur)
CopyLeft @ 2019, IndoSpiritual.com